covid-19

25 Ribu Siswa se-Lhokseumawe Ikuti PTM Terbatas

"Jadi Anak-anak tetap belajar shift. Tetap mengikuti prokes memakai masker, tadi pun saya sempat ke beberapa kelas memang semua siswa memakai masker,”

BERITA | NUSANTARA

Senin, 06 Sep 2021 14:35 WIB

25 Ribu Siswa se-Lhokseumawe Ikuti PTM Terbatas

Pelajar di SMP Negeri 5 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, saat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka di sekolah. (Foto: KBR/Erwin Jalaluddin)

KBR, Lhokseumawe – Sekitar 25.728 siswa-siswi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Lhokseumawe, Aceh, mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM), mulai hari ini, Senin (6/9/2021).

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lhokseumawe, Abdul Malik, pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan secara bergantian atau shift, untuk mencegah terjadinya kerumunan di sekolah. Apalagi, saat ini Indonesia masih menghadapi pandemi covid 19.

Ia mengatakan, pantauan di lapangan, pelaksanaan PTM, berjalan lancar dan aman.

”Ya, Alhamdulillah PBM nya seperti yang Kita instruksikan, jadi Anak-anak tetap belajar shift. Tetap mengikuti prokes memakai masker, tadi pun saya sempat ke beberapa kelas memang semua siswa memakai masker,” kata Abdul kepada KBR di Lhokseumawe, Senin (6/9/2021).

Baca: Satgas COVID-19 Evaluasi PTM Terbatas

Dinas Pendidikan Lhokseumawe, kata Abdul Malik, juga berencana melakukan vaksinasi bagi seluruh siwa-siswi yang berusia 12 tahun ke atas.

"Kami juga telah mengintruksikan dewan guru melakukan komunikasi dengan wali murid terkait pemberian vaksin tersebut," katanya.

Pekan lalu, Pemerintah Kota Lhokseumawe menghentikan pembelajaran tatap muka di sekolah. Penghentian ini, imbas diberlakukannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Saat ini, warga Lhokseumawe yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 1.494 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 19 orang dirawat di rumah sakit, 202 orang menjalani isolasi, 1.208 orang sembuh, dan 65 orang meninggal.

Baca terkait:

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10