Bagikan:

Elpiji Melon Langka, Pemprov Bali Tetapkan HET

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengatakan dengan penetapan harga eceran itu diharapkan bisa menekan kelangkaan gas ukuran 3 kg.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 23 Sep 2015 13:44 WIB

Elpiji Melon Langka, Pemprov Bali Tetapkan HET

Ilustrasi. (Foto: diskominfo.riau.go.id)

KBR, Denpasar - Pemerintah Daerah Bali menetapkan harga Rp14.500 untuk gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram. Penetapan harga gas ini dilakukan terkait kelangkaan gas sebulan terakhir di Bali.

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengatakan dengan penetapan harga eceran itu diharapkan bisa menekan kelangkaan gas ukuran 3 kg.

"Sudah dilakukan pengaturan dan sudah ditetapkan harganya Rp14.500. Yang paling penting sekarang untuk mengantisipasi itu harus dilakukan pengawasan, tim kita sudah dikerahkan. Ada kepolisian, kejaksaan sudah turun", kata Ketut Sudikerta.

Pemantauan dilakukan pada tingkat agen, pengecer dan SPBU yang menjual gas tabung 3 kg.

Sudikerta mengimbau pedagang tidak mengambil keuntungan yang berlebihan dalam penjualan gas tabung 3 kg.

Pemerintah memantau dan memberi teguran bagi pedagang yang menjual harga tinggi.

Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg sering terjadi di Bali sebulan terakhir. Harga gas tabung melon saat langka mencapai Rp24 ribu.

Pantauan di sejumlah warung di kawasan Monang Maning Denpasar, gas tabung 3 kilogram dijual di kisaran harga Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per tabung.

Editor: Agus Luqman
 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Aturan Jilbab Sekolah Negeri, Lampu Kuning Arah Pendidikan

Most Popular / Trending