Cegah Kekerasan, Bondowoso Serukan Program Sekolah Ramah Anak

Dinas Pendidikan juga menjalin kerjasama dengan berbagai instansi seperti Polres Bondowoso yang berwenang menindak jika terjadi kekerasan kepada anak di lingkungan sekolah.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 21 Sep 2015 17:07 WIB

Author

Friska Kalia

Cegah Kekerasan, Bondowoso Serukan Program Sekolah Ramah Anak

Ilustrasi. Kampanye stop kekerasan pada anak. (Foto: www.bin.go.id)

KBR, Bondowoso – Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menggalakkan program sekolah ramah anak untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Endang Hardiyanti mengatakan program sekolah ramah anak ini dilaksanakan dengan mengoptimalkan fungsi dan peran guru Bimbingan Konseling (BK), mulai dari tingkat pendidikan paling bawah yakni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Sekolah ramah anak intinya di sekolah tidak ada kekerasan. Maka berbagai upaya dilakukan untuk mengkondisikan supaya tidak ada kekerasan baik fisik dan psikis. Kita sudah optimalkan peran guru BK di setiap sekolah," kata Endang Hardiyanti saat ditemui KBR, Senin (21/9/2015).

Endang menambahkan, selain intens melakukan sosialisasi, Dinas Pendidikan juga menjalin kerjasama dengan berbagai instansi seperti Polres Bondowoso yang berwenang menindak jika terjadi kekerasan kepada anak di lingkungan sekolah.

Langkah ini dilakukan dengan membuka hotline atau nomer telepon pengaduan yang terhubung langsung ke Polres Bondowoso.

"Jadi kami juga beri informasi kepada siswa siswi di sekolah untuk tidak takut dan segan melaporkan jika terjadi kekerasan," imbuhnya.

Endang mengakui bahwa tingkat kekerasan kepada anak di lingkungan sekolah utamanya di Bondowoso masih kerap terjadi. Namun, pihaknya terus berupaya menekan kejadian tersebut seminim mungkin dengan digalakkannya program ini.

Targetnya, 2018 mendatang tidak ada lagi kekerasan pada anak yang terjadi baik di lingkungan sekolah ataupun lingkungan bermain.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun