Bupati Cilacap Janji Benahi Pelayanan Puskesmas

Tatto mengaku mendapati fasilitas puskesmas yang masih terbatas, terutama Puskesmas di daerah pegunungan.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 07 Sep 2015 11:17 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

Bupati Cilacap Janji Benahi Pelayanan Puskesmas

Puskesmas Rawat Inap Sidareja Kabupaten Cilacap/Foto Muhamad Ridlo KBR.

KBR, Cilacap – Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Tatto Suwarto Pamuji berjanji memperbaiki fasilitas dan pelayanan Puskesmas di daerah terpencil yang  belum maksimal. Tatto mengaku mendapati fasilitas puskesmas yang masih terbatas, terutama Puskesmas di daerah pegunungan.

Kekurangan itu antara lain ruangan sempit, peralatan medis tidak lengkap dan kurangnya tenaga medis. Padahal, masyarakat pegunungan tidak memiliki alternatif ke fasilitas kesehatan lain. Alasannya, jarak dan alat transportasi disebut menjadi keterbatasan masyarakat pegunungan.

"Itulah Komunikasi. Saya ingin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Tahu persis apa kebutuhan (kesehatan) masyarakat. Bukan hanya itu, Puskesmas akan saya bangun semuanya. Puskesmas itu tidak layak. Tempat merawat orang malah kotor, sempit, ya malah tambah sakit. Itu (ingin) nggak ada lagi. Saya lihat ini, Puskesmas jadi rawat inap semua," jelas Tatto.

Tatto menambahkan kurangnya pelayanan tersebut salah satunya karena kurangnya tenaga medis di Cilacap. Sebagai info, Kabupaten Cilacap memiliki 38 Puskesmas yang tersebar di 24 kecamatan. Puskesmas dengan fasilitas rawat inap hanya 14 unit. Jumlah tersebut masih kurang jika dibandingkan dengan penduduk yang mencapai dua juta orang.


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Bagirata, Solidaritas bagi Pekerja Terdampak Pandemi

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Giri Suprapdiono soal Tes Wawasan Kebangsaan pegawai KPK

Kabar Baru Jam 7