Bondowoso Tak Ramah Pada Difabel

Ini ditunjukkan dengan tidak adanya fasilitas umum ataupun akses khusus yang ditujukan untuk memudahkan warga berkebutuhan khusus (difabel).

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 10 Sep 2015 11:41 WIB

Author

Friska Kalia

Bondowoso Tak Ramah Pada Difabel

Simbol difabel (ANTARA FOTO).

KBR, Bondowoso – Rancangan penataan kota di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur belum ramah terhadap kaum difabel. Ini ditunjukkan dengan tidak adanya fasilitas umum ataupun akses khusus yang ditujukan untuk memudahkan warga berkebutuhan khusus (difabel).

Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bondowoso, Joko Wahyudi  mengatakan, hingga kini Bondowoso memang belum sepenuhnya menyediakan akses atau fasilitas umum untuk para penyandang difabel. Namun, kata dia, sejumlah langkah sudah dilakukan BLH untuk memudahkan kaum difabel menikmati fasilitas umum. Semisal merendahkan trotoar jalan di sejumlah titik.

“Masalah yang satu ini harus ada desain sendiri. Di beberapa lokasi ada beberapa trotoar direndahkan agar akses bisa dinikmati. Memang tidak spesifik untuk difabel tapi paling tidak bisa mereka gunakan,” kata Joko Wahyudi kepada KBR, Kamis (10/9/2015).

Meski demikian, Joko tidak menampik bahwa fasilitas khusus untuk penyandang difabel perlu diberikan. Ia beralasan mereka juga memiliki hak untuk menikmati semua fasilitas yang disediakan untuk publik. Untuk itu pihaknya berjanji akan membahas hal ini lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Syamsul Hadi mengatakan, akan membahas terkait tidak adanya fasilitas khusus untuk penyandang difabel ini dalam rapat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2016.

“Mungkin masalah desainnya saja yang belum ada. Perlu konsep dan perencanaan yang benar. Kalau memang tidak ada dan sangat dibutuhkan, akan kami bahas dalam APBD 2016 nanti,” kata Syamsul Hadi.

Hadi menambahkan, ketiadaan fasilitas khusus untuk para penyandang difabel memerlukan pembahasan khusus dan penting untuk segera direalisasikan.


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Kebijakan Pemerintah Tangani Konflik Papua

Para Pencari Harta Karun

Kabar Baru Jam 8

KPK Berada di Titik Nadir?