Warga di Sini Tak Pernah Nikmati BBM Bersubsidi

Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengusulkan adanya subsidi ongkos angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan bbm bagi warga yang tinggal di kecamatan wilayah perbatasan. Sebab, hingga kini warga di wilayah perbata

NUSANTARA

Jumat, 26 Sep 2014 16:24 WIB

Author

Adhima Soekotjo

Warga di Sini Tak Pernah Nikmati BBM Bersubsidi

BBM Bersubsidi, Nunukan

KBR, Nunukan – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengusulkan adanya subsidi ongkos angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan bbm bagi warga yang tinggal di kecamatan wilayah perbatasan.

Sebab, hingga kini warga di wilayah perbatasan Kecamatan Krayan kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi karena tidak adanya distribusi ke wilayah perbatasan  akibat sulitnya transportasi.

Menurut Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Nunukan, Hanafiah, untuk menerbangkan satu ton BBM bersubsidi ke wilayah perbatasan dibutuhkan ongkos angkut hingga Rp23 juta.

“Sekitar RP23 juta ya sekali terbang rasanya. Mungkin ngangkutnya paling maksimal satu ton ya kalau minyak. Mungkin nanti kita akan melihat berapa kebutuhan mereka. Nanti kita hitung berapa trip dia harus naik untuk kita sesuaikan,” ujar Hanafiah kepada Portalkbr di ruang kerjanya, Kamis (26/9).

Selama ini warga di wilayah perbatasan mengandalkan pasokan bbm ilegal dari negara Malaysia untuk memenuhi kebutuhan BBM mereka. Sulitnya mendapatkan BBM di wilayah perbatasan membuat harga BBm di wilayah perbatasan bisa mencapai RP25 ribu - Rp50 ribu per liter.

Editor: Anto Sidharta


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18