Tertular Suami Nakal, Banyak Ibu RT di Rembang Terinfeksi HIV

Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah sebagian besar adalah ibu rumah tangga. Mereka menjadi korban karena tertular oleh suami yang suka berganti-ganti pasangan seks.

NUSANTARA

Jumat, 05 Sep 2014 11:09 WIB

Author

Musyafa

Tertular Suami Nakal, Banyak Ibu RT di Rembang Terinfeksi HIV

Ibu RT, Rembang, HIV

KBR, Rembang – Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah sebagian besar adalah ibu rumah tangga. Mereka menjadi korban karena tertular oleh suami yang suka berganti-ganti pasangan seks.

Menurut Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan, Kabupaten Rembang, John Budi, sebagian besar dari mereka telah meninggal.
 
“Dari bulan Januari sampai Agustus tahun ini ada 27 orang penderita, 6 meninggal dunia. Kebanyakan juga ibu rumah tangga. Mereka tidak tahu suaminya kena, rata-rata sopir dan nelayan. Penderita berobat ke rumah sakit sudah terlambat, misalnya suami kena, masuk stadium 3. Kita langsung tanya punya anak isteri tidak. Ternyata isteri ikut kena,” jelas John Budi kepada Portalkbrm, Jumat pagi (5/9).
 
John menjelaskan, pihaknya selama sepekan terakhir melakukan pemeriksaan kesehatan dan sampel darah di lokasi rawan penyebaran virus HIV. Misalnya kafe karaoke, lokalisasi dan pangkalan truk. Sosialisasi penggunaan kondom menjadi fokus utama. Ia berharap dengan upaya tersebut, tingkat penularan bisa ditekan.

Sejak tahun 2004 hingga saat ini, kata dia, terdapat 181 kasus HIV, 90 orang diantaranya meninggal dunia.

Editor: Anto Sidharta


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.