covid-19

Terapkan Hukum Cambuk bagi Non-Muslim, Aceh Dinilai Tidak Islami

Qanun Hukum Jinayat yang berlaku bagi non-muslim mendapat kritikan dari kelompok muslim moderat.

NUSANTARA

Sabtu, 27 Sep 2014 20:29 WIB

Terapkan Hukum Cambuk bagi Non-Muslim, Aceh Dinilai Tidak Islami

aceh, qanun, cambuk, syariah

KBR, Jakarta- Qanun Hukum Jinayat yang berlaku bagi non-muslim mendapat kritikan dari kelompok muslim moderat. 


Kordinator Forum Islam Rahmatan Lil’alamin Teuku Muhammad Jafar Sulaiman mengatakan, aturan itu melanggar prinsi-prinsip Islam tentang toleransi. Padahal menurutnya, Islam seharusnya juga menyeimbangkan prinsip keadilan.


"Ketika disahkan pasti akan dijalankan. Namanya negara, mereka mempunyai kekuatan memaksa melakukan itu. Ini bertentangan dengan prinsip keadilan. Dan yang paling utama itu, jangankan bertentangan dengan prinsip Hak Asasi Manusia, bertentangan dengan HAM, dengan prinsip Islam sebagai rahmat lil alamin pun sudah tercederai, terlanggar jika praktek yang dilakukan seperti ini," kata Kordinator Forum Islam Rahmatan Lil’alamin Teuku Muhammad Jafar Sulaiman ketika dihubungi KBR, Sabtu (27/09).


Hari ini, DPR Aceh mengesahkan Qanun Hukum Jinayat. Qanun itu mengancam hukuman cambuk 10-150 kali bagi yang melanggar syariat Islam. Hukum itu bahkan berlaku bagi non-muslim. Padahal, sekitar 50 ribu warga Aceh tidak memeluk agama Islam.


Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

DE-SI (Depresi to Prestasi)

War On Drugs

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10