Masyarakat Beralih ke Gas Subsidi Pasca Elpiji 12 Kg Naik Harga

KBR, Banyuwangi - Pembelian Elpiji subsidi 3 kilogram di sejumlah agen di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur meningkat. Naiknya konsumsi Elpiji 3 kg ini diduga karena migrasinya konsumen dari Elpiji 12 kg ke 3 kg. Karena pemerintah telah menaikan harga Elpij

NUSANTARA

Rabu, 10 Sep 2014 14:47 WIB

Author

Hermawan

Masyarakat Beralih ke Gas Subsidi Pasca Elpiji 12 Kg Naik Harga

gas, pertamina, elpiji

KBR, Banyuwangi - Pembelian Elpiji subsidi 3 kilogram di sejumlah agen di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur meningkat. Naiknya konsumsi Elpiji 3 kg ini diduga karena migrasinya konsumen dari Elpiji 12 kg ke 3 kg. Karena pemerintah telah menaikan harga Elpiji 12 kg sejak hari ini Rabu (10/9) pukul 00.00 WIB.

Menurut staf administrasi agen Elpiji Putra Kami Suka Banyuwangi, Istikoma Oktarina, permintaan gas Elpiji 3 kg meningkat sejak 3 pekan lalu. Hal itu karena sebelumnya pemerintah sudah mengumumkan akan adanya kenaikan Elpiji 12 kg tersebut. Sehingga sebelum dinaikan, masyarakat lebih dahulu beralih ke 3 kg.

Kata Istikomah, sebelum naik, dalam sehari pihaknya hanya melakukan satu kali pengiriman ke pangkalan Elpiji 3 kg. Namun karena banyaknya permintaan saat ini dalam sehari bisa sampai 2 kali pengiriman. Dia memperkirkan permintaan Elpiji 3 kg terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

“Ya meningkat, biasanya satu truk itu dua truk mencapai sampai 1120-an per truknya. Kemungkinan ya itu juga sih untuk 12 kilonya yang naik ini. Setiap pengiriman itu karena ada channel-nya sendiri- sendiri per truknya. Jadi ya untuk lokasi Genteng itu biasanya satu truk itu bisa dua truk, kadang ya Muncar bergantian lah,” kata Istikoma, Rabu (10/9).

PT Pertamina memutuskan untuk menaikkan harga Elpiji nonsubsidi ukuran tabung 12 kg sebesar Rp 1.500 per kg. Kenaikan tersebut diberlakukan mulai dini hari tadi.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pesantren Khusus Disabilitas di Banyuwangi

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11