covid-19

Gorontalo Padam Listrik 10 Jam/Hari

KBR, Gorontalo - Seluruh wilayah Gorontalo mengalami pemadaman listrik bergilir akibat kerusakan sejumlah pembangkit listrik di Sulawesi Utara.

NUSANTARA

Minggu, 28 Sep 2014 14:14 WIB

Gorontalo Padam Listrik 10 Jam/Hari

listrik, gorontalo, padam, pltn

KBR, Gorontalo - Seluruh wilayah Gorontalo mengalami pemadaman listrik bergilir akibat kerusakan sejumlah pembangkit listrik di Sulawesi Utara.

Manajer PLN area Gorontalo Putu Eka Astawa mengatakan, hingga kini perbaikan pembangkit yang rusak itu tengah dilakukan oleh Tim Pembangkitan Listri Sulawesi Utara. Penyebab kerusakan itu diperkirakan baru dapat diketahui satu hingga dua pekan ke depan. Namun, ia belum bisa memastikan kapan aliran listrik di Gorontalo akan kembali normal. Saat ini pemadaman listrik bergilir bisa sampai 10 jam per hari.

Kata Eka, listrik di Gorontalo terhubung dengan sistem kelistrikan Minahasa di Sulawesi Utara. Listrik di sana sedang mengalami defisit menyusul gangguan pembangkit besar. "Yaitu PLTU Amurang unit satu dan unit dua itu bebannya sebesar empat puluh Mega dan gangguan unit tiga dan unit empat PLTP Lahendong besarnya juga empat puluh mega jadi praktis cukup besar hampir delapan puluh sampai seratus Mega kita kehilangan daya mampu,” kata Putu Eka Astawa, Minggu (28/09).

Putu Eka Astawa menambahkan, pada dasarnya beban penggunaan listrik di Gorontalo dan kapasitas listrik yang dimiliki PLN di sana seimbang. Namun beban itu akan berbeda jika terjadi kerusakan, terlebih pengerjaan beberapa pembangkit listrik baru hingga kini masih dalam tahap pengerjaan. Misalnya, PLTU kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, yang mengalami keterlambatan penyelesaian hingga pertengahan tahun 2015 mendatang.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10