Awas Anthrax dan Cacing Hati di Hewan Kurban

Pemerintah Kabupatan Bondowoso, Jawa Timur, mengantisipasi adanya penyakit pada hewan kurban. Sepekan jelang Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bondowoso terus memantau hewan kurban di daerah itu.

NUSANTARA

Selasa, 30 Sep 2014 12:02 WIB

Author

Friska Kalia

Awas Anthrax dan Cacing Hati di Hewan Kurban

Anthrax dan Cacing Hati, Hewan Kurban

KBR, Bondowoso – Pemerintah Kabupatan Bondowoso, Jawa Timur, mengantisipasi adanya penyakit pada hewan kurban.  Sepekan jelang Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bondowoso terus memantau hewan kurban di daerah itu.

Menuirut Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso, Dwi Wardhana, pihaknya telah menerjunkan tim yang terdiri dari dokter hewan dan pengawas untuk memantau kesehatan hewan ternak. Selain itu, pihakya juga juga bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengawasi peredaran dan proses pemotongan hewan ternak.
 
“Kami sudah menyusun agenda seperti monitoring bersama aparat kepolisian tujuannya agar para pedagang dan pembeli untuk melakukan pemotongan hewan dengan benar. Karena kan untuk konsumsi masyarakat, sehingga kesehatan hewan terjamin,” kata Dwi saat ditemui Portalkbr, Selasa (30/9).
 
Menurut Dwi, ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai oleh para pembeli hewan ternak untuk Idul Idha mendatang diantaranya adalah penyakit anthrax dan cacing hati. Menurut Dwi, dokter hewan dan petugas yang diterjunkan di lapangan akan memeriksa hewan di penampungan atau lapak-lapak hewan kurban.
 
Sementara untuk stok hewan ternak di Bondowoso, Disnakan menjamin tidak akan terjadi kekurangan. Hal ini mengingat populasi hewan ternak di Bondowoso masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil Sensus Pertanian tahun 2013 lalu, populasi hewan ternak di Bondowoso mencapai 158 ribu ekor, dengan kebutuhan konsumsi daging penduduk sebanyak 4.000 ton per tahun.
 
Bahkan, hingga Agustus lalu ada peningkatan jumlah hewan ternak hingga 10 persen meski ada pemotongan dalam skala besar. Dengan populasi hewan ternak sebanyak itu, Bondowoso saat ini masuk dalam 10 besar Kabupaten/Kota, yang menjadi gudang ternak di Jawa Timur.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)