Aktivis Lingkungan Protes Penebangan Pohon di Kawasan Hutan Kota

Sejumlah aktifis lingkungan hidup di Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Forum Solo Hijau menggelar aksi protes di Kawasan Hutan Kota Manahan yang menjadi lokasi kejuaraan dunia terjun payung militer.

NUSANTARA

Rabu, 03 Sep 2014 12:28 WIB

Author

Yudha Satriawan

Aktivis Lingkungan Protes Penebangan Pohon di Kawasan Hutan Kota

Aktivis Lingkungan, Kawasan Hutan Kota, Manahan

KBR, Surakarta - Sejumlah aktifis lingkungan hidup di Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Forum Solo Hijau menggelar aksi protes di Kawasan Hutan Kota Manahan yang menjadi lokasi kejuaraan dunia terjun payung militer.

Mereka menempel poster dan memasang kantong infus di berbagai pohon yang dipangkas maupun ditebang di kawasan Manahan ini.

Juru bicara Forum Solo hijau, Arrafi mengatakan, mereka menyayangkan aksi penebangan pepohonan di lokasi itu.

“Kenapa pepohonan di Manahan yang selama ini digembar-gemborkan sebagai hutan kota, paru-paru kota Surakarta, kok ditebangi, dipangkas, maupun dipotong. Kami menerima sedikit informasi hal ini terkait kawasan ini menjadi lokasi kejuaraan dunia terjun payung militer, terutama untuk naik-turun helikopter,” ujar Arrafi kepada Portalkbr, Rabu (3/9).

Menurutnya, dengan alasan apapun, penebangan pohon di kawasan hutan kota harus dihindari.

“Kalau memang pepohonan dianggap mengganggu penerjunan atau penerbangan, kenapa lampu stadion yang jauh lebih tinggi dan besar, tidak diapa-apakan. Harusnya kan juga diturunkan. Jangan dibiarkan. Pepohonan kan hanya beberapa meter saja tingginya proses menanamnya kan juga lama, apalagi ini sudah masuk musim kemarau,” ujar Arrafi.

Dari pantauan Portalkbr, puluhan pepohonan di sekitar arena balap sepeda atau velodrome yang menjadi lokasi pendaratan helikopter tampak bekas ditebang atau dipangkas. Sekitar 20 meter dari lokasi tersebutb terlihat mesin pemotong dan sejumah petugas inas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkot Surakarta memotongi dahan dan menebangi pepohonan.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Ngopi Bersama Azul Eps33: Gembira Bersama Temenggung

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Pemisahan Sel Napi LGBT Tuai Protes