Bagikan:

Taman Jurug Solo Berbenah Demi Akreditasi

KBR68H, Surakarta - Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, atau juga dikenal sebagai Kebun Binatang Jurug Solo kini berbenah untuk mendapatkan akreditasi sebagai lembaga konservasi satwa. Pembenahan dilakukan pada pendataan satwa, serta ketersediaan tim medis

NUSANTARA

Minggu, 29 Sep 2013 23:21 WIB

Taman Jurug Solo Berbenah Demi Akreditasi

Taman satwa, Jurug, Surakarta, lembaga konservasi, Jawa Tengah

KBR68H, Surakarta - Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, atau juga dikenal sebagai Kebun Binatang Jurug Solo kini berbenah untuk mendapatkan akreditasi sebagai lembaga konservasi satwa.

Direktur Taman Satwa Taru Jurug kota Surakarta, Lilik Kristianto mengatakan pembenahan dilakukan pada pendataan satwa, serta ketersediaan tim medis khusus satwa. Selain itu pengelola Jurug juga membenahi kelayakan kandang satwa, standar pakan satwa, dan sebagainya.

Menurut Lilik, ada ratusan satwa berbagai jenis dan langka menjadi koleksi taman satwa ini.

“Akreditasi sebagai lembaga konservasi satwa ini menunjukkan istilahnya seberapa jauh Taman satwa ini masuk pada level sebagai lembaga konservasi. Kami fokus pada persiapan akreditasi itu. Penilaian akreditasi itu ada standarnya, fasilitas satwa mulai dari standar pakan, pengolahan limbah, standar keamanan kandang satwa, kesesuaian habitat satwa, pengembangan bisnis dan infrastrukturnya. Kita menuju ke sana," kata Lilik.

Lilik Kristianto mengatakan ini merupakan kali pertama Taman Satwa Taru Jurug mengajukan akreditasi sebagai lembaga konservasi.

"Total satwa di Taman Satwa Taru jurug kota Surakarta ada 300-an ekor. Sebagian besar burung dan unggas. Ada juga satwa yang tidak dilindungi negara kita jadikan koleksi," kata Lilik.

Lilik menambahkan Taman satwa Taru jurug sering menjadi lokasi penitipan satwa hasil sitaan Balai konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Jawa Tengah.

Berbagai kasus terjadi di Kebun Binatang Jurug, diantaranya lepasnya singa Afrika dari kandang dan memangsa seekor unta. Insiden ini disebabkan petugas lupa mengunci kandang singa tersebut saat memberi makan dan membersihkan kandang.

Selain itu, seekor orang utan di Taman Satwa ini kedapatan kecanduan merokok.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending