Komnas PA: Ahmad Dhani Harus Kunjungi Keluarga Korban

Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA) meminta Ahmad Dhani, orang tua Abdul Qodir Jaelani (Dul) segera berkunjung ke rumah keluarga korban kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi.

NUSANTARA

Senin, 09 Sep 2013 13:12 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Komnas PA: Ahmad Dhani Harus Kunjungi Keluarga Korban

ahmad dhani, kecelakaan tol, KPA, Abdul Qodir Jaelani

KBR68H, Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) meminta Ahmad Dhani, orang tua Abdul Qodir Jaelani (Dul) segera berkunjung ke rumah keluarga korban kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi. 


Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, pesohor musik Indonesia itu harus memberikan simpati, agar pendekatan restorasi bagi anak yang berhadapan dengan hukum dapat dilakukan. Pendekatan ini berguna untuk mengubah proses pemidanaan menjadi dialog dan mediasi. Sehingga bisa menciptakan kesepakatan dan penyelesaian perkara pidana yang lebih adil antara korban dan pelaku.


“Tentu pendekatannya harus diversi atau restorasi. Saya kira penegak hukum sudah paham betul. Apalagi saya tahu keluarga korban yang ada di Semper, empat orang anaknya akhirnya menjadi yatim piatu. Kalau dia katakan kecolongan, bisa-bisa saja argumen itu. Tapi kan menaiki mobil tak serta merta sehari terus bisa kan," ujar Arist Merdeka Sirait dalam program Sarapan Pagi KBR68H, Senin (9/9).


Sebelumnya, Ahmad Abdul Qodir Jaelani mengalami kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi . Remaja berusia 13 tahun itu kehilangan kontrol dan menabrak pagar pemisah jalan hingga menewaskan enam orang.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme