Ketika Media Internasional Memuji Gaya Kepemimpinan Jokowi

KBR68H

NUSANTARA

Kamis, 26 Sep 2013 15:11 WIB

Author

Doddy Rosadi

Ketika Media Internasional Memuji Gaya Kepemimpinan Jokowi

jokowi, gubernur DKI Jakarta, calon presiden

KBR68H – Gaya kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo - atau yang biasa disapa Jokowi - yang kerap blusukan ternyata menarik perhatian media internasional. Salah satunya adalah harian New York Times, koran yang terbit di Amerika Serikat. Dalam edisi Rabu 25 September, New York Times menulis artikel tentag Jokowi dengan judul “In Indonesia, a Governor at Home on the Streets”.

Dalam artikel tersebut, Jokowi digambarkan sebagai seorang pemimpin yang kerap menemui warganya di jalanan. Tidak jarang, warga berebut hanya untuk sekadar memegang tangan sang Gubernur. Kebiasaan Jokowi tersebut sempat membuat warga Jakarta terkejut. Karena, tidak banyak pejabat yang mau bertemu langsung dengan rakyat dan bertanya tentang masalah tertentu.

“Orang bilang yang saya lakukan itu adalah demokrasi jalanan, karena saya bertemu langsung dengan mereka. Saya menjelaskan program saya dan mereka juga bisa memberikan masukan,”kata Jokowi.

Rutinitas menemui warga secara langsung atau dikenal dengan istilah blusukan itu membuat figur Jokowi selalu menempati posisi teratas dalam jajak pendapat yang dilakukan seputar calon Presiden 2014. Pada Agustus lalu, harian Kompas yang merupakan salah satu media berpengaruh di Indonesia menampilkan foto Jokowi di halaman depan selama tiga hari berturut-turut.

Mereka menampilkan hasil jajak pendapat yang menyebut Jokowi sebagai kandidat terkuat untuk menjadi capres, setelah itu disusul Prabowo Subianto, bekas komandan Kopassus yang menjadi pendiri Partai Gerindra. Popularitasnya sudah melampaui Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, yang merupakan partai politik Jokowi.

Jokowi dianggap sebagai kebalikan dari pemimpin Indonesia saat ini. Karena, dia tidak pernah sungkan untuk bertanya langsung kepada warganya. Bukan itu saja, Jokowi juga kerap mendekati warga apabila ada programnya yang akan segera dijalankan.

Ada dua kebijakan Jokowi di DKI Jakarta yang memerlukan upaya khusus yaitu pemindahan pedagang kaki lima di Tanah Abang dan relokasi warga di bendungan Pluit. Dua masalah itu sangat krusuial karena terkait dengan kemacetan dan juga pencegahan banjir. Jokowi secara rutin berkunjung ke dua daerah tersebut untuk memastikan kebijakannya itu berjalan dengan benar. Dia juga meyakinkan warga yang tinggal di bendungan Pluit bahwa lahan yang mereka tempati tidak akan diubah menjadi bangunan mal.

Jokowi adalah man of the people, kata sejumlah analis. Bekas pengusaha furnitur ini berhasil menjadi Gubernur DKI Jakarta mengalahkan Gubernur sebelumnya Fauzi Bowo, yang didukung Partai Demokrat – yang mengusung SBY sebagai Presiden. Meski lembaga survei menempatkan dirinya sebagai posisi paling atas dalam kandidat capres, Jokowi belum memutuskan apakah akan ikut bersaing dalam pemilu presiden tahun depan.

Megawai Soekarnoputri sudah memberikan isyarat dia tidak akan maju dalalm pemilu presiden 2014. Di usia 66 tahun, Megawati menyebut dirinya sebagai perempuan tua dan nenek-nenek. Mega juga duduk berdampingan dengan Jokowi dalam Rapimnas PDI Perjuangan beberapa waktu lalu sekaligus memperkuat spekulasi bahwa partai oposisi itu akan memajukan nama Jokowi sebagai capres. (New York Times)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Persiapan Pemerintah Jawa Barat Hadapi New Normal

Kabar Berita Jam 15

Kabar Baru Jam 14