Bagikan:

Kapolres Indramayu: Tak Ada Penjagaan di Desa Mekar Jaya

Kepolisian Indramayu, Jawa Barat, membantah anggotanya berjaga di desa Mekar Jaya, Kecamatan Gantar. Desa itu tengah dilanda sengketa lahan. Kepala Kepolisian Indramayu Wahyu Bintono mengklaim, pihaknya hanya berpatroli mengamankan kawasan Perhutani.

NUSANTARA

Jumat, 13 Sep 2013 12:27 WIB

Author

Nur Azizah

Kapolres Indramayu: Tak Ada Penjagaan di Desa Mekar Jaya

konflik tanah, indramayu, jawa barat

KBR68H, Jakarta - Kepolisian Indramayu, Jawa Barat, membantah anggotanya berjaga di desa Mekar Jaya, Kecamatan Gantar. Desa itu tengah dilanda sengketa lahan. Kepala Kepolisian  Indramayu Wahyu Bintono mengklaim, pihaknya hanya berpatroli mengamankan kawasan Perhutani. 


"Kita ada Polsek di sana. Memang tidak boleh ada mobil aparat, mobil polisi? (bagi petani itu menakutkan?) Kenapa menakutkan. Kitakan melindungi masyarakat, bukan hanya STI saja. Ibu sudah tahu STI itu belum resmi terdaftar di Kesbanglinmas. (Jadi ada kekhawatiran?) Ya, kita tidak tahu. Kita hanya melakukan patroli saja. Melaksanakan patroli,” ujar Wahyu yang dihubungi KBR68H melalui telepon.


Sebelumnya, seorang petani meninggal lantaran terkejut setelah lebih 150-an aparat menggelar sweeping di  Kecamatan Gantar dan Kroya. Sedangkan lima petani lain kini tengah dirawat di Rumah Sakit Sentot Indramayu akibat sweeping tersebut. 


Agustus lalu, aparat menangkap lima anggota Sertikat Tani Indramayu atau  STI yang kini ditahan di Polda Jawa Barat. Itu dilakukan petani karena tanah garapan mereka terancam berubah menjadi bendungan Bubur Gadung.


Editor: Antonius Eko 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua