Gubernur: Selesaikan Masalah di Jember dengan Dialog

KBR68H, Malang

NUSANTARA

Jumat, 13 Sep 2013 14:01 WIB

Author

Dhina Chahyantiningsih

Gubernur: Selesaikan Masalah di Jember dengan Dialog

soekarwo, kekerasan jember, agama, dialog

KBR68H,  Malang – Gubernur Jawa Timur Soekarwo akan membuka ruang dialog untuk mencari akar masalah kekerasan di Jember Jawa Timur. Melalui dialog, diharapkan kekerasan seperti pada beberapa hari lalu bisa dicarikan penyelesaian. Soekarwo mengatakan kerusuhan di Jember bukan semata-mata masalah agama antara Sunni dengan Syiah, melainkan banyak masalah sosial.

“Jadi tumpangannya kemudian menjadi seperti agama tetapi problemnya ada banyak hal disitu, ada desparitas, ada  macem macem, nah cara untuk menyelesaikan ruang publiknya yang dilebarkan bukan securutiesnya bukan penekanan untuk diamnya, tapi dialognya yang diperlebar ini termasuk tunnel demokrasi yang tidak bisa kita mundur,” kata Soekarwo.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan konflik pemicu rusuh di Jember itu sudah mencuat sejak Januari lalu. Soekarwo menyebut diantaranya ada konflik sosial mata pencaharian, pengajian, hingga sengketa soal peringatan kemerdekaan RI. Soekarwo meminta warga di Jember tenang dan tidak tersulut emosi.

Kerusuhan terjadi pada Rabu lalu, di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Sekelompok warga menyerang Pondok Pesantren Darussolihin. Satu orang tewas, puluhan kendaraan bermotor terbakar dan sejumlah bangunan rusak.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Persiapan Pemerintah Jawa Barat Hadapi New Normal