DPRD Jakarta Sunat Pengadaan 300 Bus Transjakarta

KBR68H, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Jakarta memperkecil jumlah pengadaan bus Transjakarta karena pesimistis pengadaannya akan berjalan mulus.

NUSANTARA

Selasa, 17 Sep 2013 22:26 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

DPRD Jakarta Sunat Pengadaan 300 Bus Transjakarta

DPRD Jakarta, Pengadaan, Bus Transjakarta

KBR68H, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Jakarta memperkecil  jumlah pengadaan bus Transjakarta karena pesimistis pengadaannya akan berjalan mulus. Sebelumnya, DPR Jakarta memotong pengajuan pengadaan bus Transjakarta oleh Pemprov, dari 1000 menjadi 700 unit. Menurut Anggota Badan Anggaran DPR Jakarta, Hardi, pengadaan 700 bus sudah cukup sulit untuk dipenuhi hingga akhir tahun ini. Pasalnya, proses pengadaan membutuhkan waktu lama. (Baca: Asyik, Armada Bus TransJakarta akan Ditambah)

"Nggak dapat terpenuhi, 2011, 160 bus saja tersendat-sendat, detik-detik terakhir penutupan baru bisa terpenuhi. Kecuali barangnya datang sudah jadi dari Cina baru bisa. Kita lihat saja 700 apakah terpenuhi, saya bertaruh tidak akan dipenuhi. Bagi kita 1000 bus itu tidak ada masalah. 700 sudah bagus juga daripada 1000 tidak terserap. Anggarannya kan besar. Bus yang single saja harganya 600 juta kalau tidak salah. Gandeng lebih dari 1 miliar," ungkap Anggota Badan Anggaran DPR Jakarta Hardi ketika dihubungi KBR68H.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengeluhkan penyunatan pengadaan bus Transjakarta oleh DPRD. Parlemen daerah itu hanya menyetujui 700 dari pengajuan 1000 bus. Padahal, Jokowi mengaku Jakarta banyak membutuhkan bus tersebut untuk mengurangi kemacetan lalu lintas

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Pertemuan Jokowi-Tokoh Papua