Akhirnya, Warga Syiah Sambang Bisa Kembali ke Kampungnya

Warga Syiah Sampang, Madura, Jawa Timur selangkah lagi akan balik ke kampung halaman mereka. Ini menyusul disepakatinya perdamaian antara warga Syiah di pengungsian dengan warga di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam.

NUSANTARA

Senin, 09 Sep 2013 20:46 WIB

Author

Novri Lifinus

Akhirnya, Warga Syiah Sambang Bisa Kembali ke Kampungnya

Warga Sampang, Pengungsi Syiah

KBR68H, Jakarta - Warga Syiah Sampang, Madura, Jawa Timur selangkah lagi akan balik ke kampung halaman mereka. Ini menyusul disepakatinya perdamaian antara warga Syiah di pengungsian dengan warga di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam.

Pendamping warga Syiah, Hertasning mengatakan, pemulangan warga tinggal menunggu langkah dari Ketua Forum Rekonsiliasi Abdul Ala untuk segera menyampaikan kesepakatan ini ke pemerintah pusat dan daerah.

"Gagasan dan gerakan yang datang dari bawah ini yang disebut piagam perdamaian rakyat, ini memang sudah didukung dan disetujui Prof Ala sebagai ketua (Forum) Rekonsiliasi. Dengan harapan itu, Prof Ala yang akan berupaya menjelaskan ini kepada Presiden, pemangku kepentingan, di level gubernur, bupati," kata Hertasning.

Hertasning menambahkan, perdamaian itu ditunjukkan dengan aksi saling kunjung antara penduduk Desa Karanggayam ke tempat pengungsi Syiah di Rusun Sidoarjo.

Tahun 2011 lalu warga Syiah diusir dari kampung halamannya di Desa Karanggayam, Madura. Pengusiran itu karena mereka dianggap sesat.  Setelah diusir, mereka mengungsi di GOR Sampang. Terakhir mereka  dipindahkan ke Rumah Susun di Sidoarjo.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua

Kanker Payudara dan Tubuh Perempuan

Kabar Baru Jam 15