Bagikan:

Balikpapan Tawarkan Wisata Bahari Sebelum Kunjungi IKN Nusantara

Harapan kami ke depan bahwa wisata bahari ini bisa terus kita kembangkan. Bahkan dalam satu hari kita bisa melihat spot-spot yang akan kita lalui. Apalagi Balikpapan khususnya sebagai penyangga IKN

NUSANTARA

Kamis, 04 Agus 2022 17:42 WIB

Balikpapan Tawarkan Wisata Bahari Sebelum Kunjungi IKN Nusantara

pesona teluk balikpapan di sore hari. (Foto: Instagram/@sigityudhap)

KBR, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur mengembangkan wisata bahari, yaitu dengan menelusuri Teluk Balikpapan yang menjadi Kawasan dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Kami dengan Badan Promosi, kemudian dengan Pesatuan Pemandu Wisata Kota Balikpapan, ASITA dan PHRI sedang mempersiapkan kajian terkait wisata bahari. Harapan kami ke depan bahwa wisata bahari ini bisa terus kita kembangkan. Bahkan dalam satu hari kita bisa melihat spot-spot yang akan kita lalui. Apalagi Kalimantan Timur, Balikpapan khususnya sebagai penyangga Ibu Kota Negara,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, Kamis (4/8/2022).

Ratih mengatakan, masyarakat bisa menikmati spot-spot yang menarik yang bisa disaksikan di Teluk Balikpapan sebelum menuju IKN Nusantara.

"Karena banyak flora dan fauna yang tak ditemukan di daerah lain, bisa ditemukan di sini," ungkapnya.

Ia melanjutkan, setiap bulan ribuan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara berkunjung ke IKN Nusantara dan pasti menyeberangi Teluk Balikpapan.

"Sehingga pariwisata di Teluk Balikpapan sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah," ungkap Ratih Kusuma.

Ratih Kusuma menjelaskan, dalam waktu 2,5 jam, masyarakat sudah bisa menelusuri Teluk Balikpapan, menyaksikan alam untuk swafoto karena keindahan alam yang juga instagramable.

Baca juga: Groudbreaking Istana Presiden di IKN Dimulai Juli 2022

Kemudian, kata dia, di hamparan hutan bakau, masyarakat juga bisa menyaksikan bekantan, sejenis kera yang memiliki hidung panjang dan besar dengan rambut berwarna coklat kemerahan.

"Jika beruntung bisa menyaksikan ikan duyung atau biasa disebut dugong yang belakangan semakin punah, termasuk pesut. Hingga tempakul, ikan ukuran kecil, bisa terbang," pungkas Ratih Kusuma.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Drama Pemeriksaan Gratifikasi Gubernur Lukas Enembe

Most Popular / Trending