Bagikan:

PLN NTT Listriki Perbatasan Indonesia Timor Leste

Kepala PLN NTT, Rikard Safkaur mengatakan, ketiga unit itu berada di wilayah Naekake, Kabupaten Timor Tengah Utara, Amfoang Timur Kabupaten Kupang dan Paulau Ndao Kabupaten Rote Ndao.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 27 Agus 2015 11:13 WIB

Author

Silver Sega

PLN NTT Listriki Perbatasan Indonesia Timor Leste

Ilustrasi-Sistem pembangkit listrik/ANTARA FOTO.

KBR, Kupang - PT PLN Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun 3 unit baru pembangkit listrik di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Kepala PLN NTT, Rikard Safkaur mengatakan, ketiga unit itu berada di wilayah Naekake, Kabupaten Timor Tengah Utara, Amfoang Timur Kabupaten Kupang dan Paulau Ndao Kabupaten Rote Ndao.

Dia mengatakan selain tiga unit baru itu, PLN juga menambah 3 mesin baru untuk penguatan di Unit Kefa Kabupaten Timor Tengah Utara, Atambua Kabupaten Belu dan Kobalima Kabupaten Malaka.

"Untuk yang baru ini ada enam lokasi. Jadi yang penambahan mesin itu di Kefa, di Atambua, dan di Kobalima. Kalau yang di Kefa, kobalima terus kemudian di Atambua, itu hanya penguatan di PLTD yang sudah ada supaya di ujung sana itu tambah tarik lagi ke sana. Tapi kalau yang baru sama sekali adalah Naekake, Amfoang Timur dan Ndao, Pulau Ndao, itu baru sama sekali dan mereka baru merasakan listrik," kata Rikard Safkaur di Kupang Kamis (27/08).

Rikard Safkaur menambahkan, listrik di Amfoang Timur dan Pulau Ndao sudah mulai menyala tapi pekerjaan jaringan terus berjalan. Sedangkan di Naekake Timor Tengah Utara, akan segera dinyalakan. Dia berharap, warga di perbatasan bisa memanfaatkan listrik tidak hanya untuk penerangan tetapi juga untuk kegiatan ekonomi produktif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.


Editor : Sasmito Madrim

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum