Kepolisian Ajukan Perpanjangan Penahanan Tersangka Pembunuh Engeline

Saat ini penyidik sudah pada kesimpulan membuat resume dan dalam waktu dekat akan segera dikirimkan berkas dengan tersangka M.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 10 Agus 2015 15:33 WIB

Author

Yulius Martony

Kepolisian  Ajukan Perpanjangan Penahanan Tersangka Pembunuh Engeline

Kabid Humas Polda Bali, Hery Wiyanto. Foto: Yulius Martony KBR

KBR, Bali - Kepolisian  mengajukan perpanjangan penahanan tersangka M dan AGS kepada pengadilan negeri Denpasar. Juru Bicara Kepolisian Polda Bali, Hery Wiyanto mengatakan pengajuan  perpanjangan penahanan ini karena masa tahanan keduanya akan berakhir pada minggu ini sementara proses pemeriksaan masih berjalan.

"Kemudian untuk perpanjangan tahanan karena nyonya M akan habis yang 40 hari kedepan oleh sebab itu kita sudah mengajukan perpanjangan penahanan ke pengadilan untuk masa 30 hari kedepan. Karena memang kita terapkan nyonya M melanggar pasal 340 dan 338 dengan ancaman di atas sembilan tahun  oleh sebab itu kita meminta untuk memperpanjang 30 hari," kata Hery (10/8/2015).

Kata dia dalam kasus pembunuhan Engeline dengan tersangka nyonya M, saat ini kepolisian masih merampungkan berkasnya. Karena ada petunjuk   yang dikirim oleh kejaksaan untuk digabungkan antara kasus penelantaran anak dengan kasus pembunuhan.

Saat ini penyidik sudah pada kesimpulan  dan dalam waktu dekat akan segera mengirimkan berkas dengan tersangka M. Sementara untuk tersangka AGS berkas sudah dikirim ke kejaksaan negeri dan saat ini sedang diteliti oleh penuntut umum. Kata dia, kepolisian  masih menunggu apakah berkas itu sudah lengkap   atau masih ada petunjuk dari kejaksaan negeri.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Golput Mencuat