Dua Calon Independen Gagal Ikut Pilkada Balikpapan

Dua pasangan calon independen yaitu pasangan Achdian Noor–Abriantinus dan pasangan Abdul Hakim–Wahidah gagal mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Balikpapan.

BERITA | NUSANTARA

Minggu, 23 Agus 2015 15:25 WIB

Author

Teddy Rumengan

Dua Calon Independen Gagal Ikut Pilkada Balikpapan

Poster pilkada serentak 2015. (Foto: Sumber www.kpu.go.id)

KBR, Balikpapan – Dua pasangan calon independen yaitu pasangan Achdian Noor–Abriantinus dan pasangan Abdul Hakim–Wahidah gagal mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Balikpapan.

Ketua KPU Balikpapan Noor Toha mengatakan, kedua pasangan calon independen itu gagal memenuhi syarat minimal dukungan yang ditetapkan di tahap kedua yakni untuk pasangan Achdian Noor–Abriantinus harus mengumpulkan minimal dukungan 87 ribu dan pasangan Abdul Hakim–Wahidah 79 ribu lebih.

Di tahap kedua setelah melalui proses verifikasi faktual, pasangan Achdian Noor–Abriantinus  hanya mampu mengumpulkan 33 ribu dukungan. Sedangkan pasangan Abdul Hakim–Wahidah hanya mengumpulkan 21 ribu dukungan.

Di tahap pertama kedua pasangan calon independen itu juga gagal memenuhi syarat minimal dukungan yang ditetapkan yakni 44.854. Karena  pasangan Achdian Noor–Abriantinus hanya mampu mengumpulkan sekitar 1.100 dukungan dan pasangan Abdul Hakim – Wahidah hanya mengumpulkan sekitar 5000-an dukungan.

“Dukungan awal pasangan perseorangan itu 44.854. Karena pasangan perseorangan dua-duanya ditahap pertama ini tidak mencapai batas minimal dukungan. Nah dalam Peraturan KPU Nomor 9 dalam hal tidak terpenuhi dukungan minimal itu maka boleh diperbaiki pada masa perbaikan tapi dengan jumlah dua kali lipat,” kata Noor Toha, Minggu (23/8).

Rencananya KPU Balikpapan akan melakukan penepatan calon walikota dan wakil walikota Balikpapan Senin (24/8).

Hampir pasti hanya tiga pasangan yang mendaftar memenuhi persyaratan ketiganya diusung partai politik, yakni pasangan HM Rizal Effendi-H. Rahmad Mas’ud, pasangan Heru Bambang–Sirajuddin Mahmud dan pasangan Andi Burhanuddin Solong–Abdul Hakim Rauf.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 15

Menguasai Manajemen Amarah

Kabar Baru Jam 7

Wacana Jokowi Presiden 3 Periode