Belasan Ribu Buruh di Perbatasan Kaltara Terancam Kehilangan Hak Pilih Pilkada

Rumitnya mengurus surat domisili dengan kewajiban menyertakan surat keterangan pindah tempat, diduga bakal meningkatkan angka Golput di lingkungan kerja perkebunan dan pertambangan.

NUSANTARA

Kamis, 20 Agus 2015 18:21 WIB

Author

Adima Soekotjo

Belasan Ribu Buruh di Perbatasan Kaltara Terancam Kehilangan Hak Pilih Pilkada

Poster Pilkada serentak 2015. (Sumber www.kpu.go.id)

KBR, Nunukan – Panitia Pengawas Pemilu Panwaslu Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara memperkirakan ribuan buruh di perbatasan wilayah tersebut rentan kehilangan hak pilih pada Pilkada Bupati Nunukan dan Gubernur Kalimantan Utara pada Desember mendatang.

Ketua Panwaslu Nunukan Rahman mengatakan sebagian besar dari mereka tak memiliki surat domisili atau surat keterangan tempat tinggal.

Para pekerja di sektor perkebunan dan pertambangan ini berasal dari luar Nunukan dan telah menetap lebih dari enam bulan.

"Data terakhir yang kita dapatkan dari Dinsosnakertrans itu ada 16 ribu, ini belum kita tahu pasti, apakah mereka terdata atau tidak. Karena memang orang yang berhak memilih itu adalah yang berdomisili.“ ujar Rahman Kamis (20/08/2015).

Rahman menambahkan, rumitnya mengurus surat domisili dengan kewajiban menyertakan surat keterangan pindah tempat, diduga bakal meningkatkan angka Golput di lingkungan kerja perkebunan dan pertambangan.

Pilkada serentak digelar 9 Desember mendatang, digelar untuk pemilihan gubernur di 9 provinsi dan 260 kabupaten kota.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik