Pemkot Balikpapan Antisipasi Masuknya Virus Ebola

Pemerintah Kota Balikapapan, Kalimantan Timur, mengantisipasi masuknya virus ebola di kota itu. Upaya pencegahan dilakukan dengan memasang alat pemindai suhu tubuh atau thermal scanner di Bandara Internasional Sepinggan maupun Pelabuhan Semayang.

NUSANTARA

Jumat, 15 Agus 2014 16:19 WIB

Author

Teddy Rumengan

Pemkot Balikpapan Antisipasi Masuknya Virus Ebola

Pemkot Balikpapan, Virus Ebola

KBR, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikapapan, Kalimantan Timur, mengantisipasi masuknya virus ebola di kota itu. Upaya pencegahan dilakukan dengan memasang alat pemindai suhu tubuh atau thermal scanner di Bandara Internasional Sepinggan maupun Pelabuhan Semayang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk memasang alat itu.

Alat itu dipasang di pintu kedatangan internasional itu, kata dia, berfungsi mengukur suhu tubuh penumpang maupun kru pesawat. Sehingga akan diketahui jika jika ada penumpang yang memiliki suhu badan di ambang batas.

Menurutnya, tidak semua bandara di Indonesia dipasangi thermal scanner. Pemasangan hanya di bandara Internasonal seperti Bandara Sepinggan, salah satu bandar tersibuk di Indonesia.

Apalagi lanjutnya, selama ini banyak warga Balikpapan yang bekerja di Afrika, khususnya bekerja perusahaan-perusahaan minyak.

"Kami selalu memantau perjalanan ebola ini sudah sampai sejauh mana. Jadi Kepala Dinas (Kesehatan) memang sudah ada kebijakan kesana (antisipasi), untuk mengedukasi) masyarakat. Karena tidak bisa lepas dari kemungkinan, banyak juga masyarakat Balikpapan yang kerja di Afrika, kita harus pantau itu," kata Balerina, Jumat (15/8).

Balerina menambahkan, sejauh ini belum ditemukan adanya penumpang pesawat, ataupun orang yang tertular virus ebola di Balikpapan.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun