DPRD DKI Diminta Tuntaskan Pembahasan Tiga Raperda yang Tertunda

DPRD DKI Jakarta yang resmi dilantik Senin (25/8), diminta menuntaskan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tertunda tahun ini.

NUSANTARA

Senin, 25 Agus 2014 14:44 WIB

Author

Abu Pane

DPRD DKI Diminta Tuntaskan Pembahasan Tiga Raperda yang Tertunda

dprd jakarta, raperda

KBR, Jakarta - DPRD DKI Jakarta yang resmi dilantik Senin (25/8), diminta menuntaskan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tertunda tahun ini. 


Bekas Ketua DPRD DKI periode 2009-2014 Ferrial Sofyan, mengatakan tiga Raperda tersebut yakni Raperda tentang Penetapan Pendapatan dan Belanja Daerah DKI, Raperda tentang tata ruang bawah tanah dan udara, serta Raperda tentang Reklamasi dan Tata Ruang Pantura. Selain itu DPRD DKI juga diminta mempersiapkan diri untuk membahas APBD.


"Sungguh pun sampai dengan akhir masa bakti, DPRD telah berupaya membahas beberapa Raperda untuk jadi Perda. Yaitu sebanyak 81 Perda selama masa jabatan 2009-2014. Namun karena satu dan lain hal masih beberapa Raperda penting yang belum rampung dibahas. Di antaranya Raperda tentang Penetapan dan Pendapatan Belanja Daerah 2015," ujar Ferrial.


Ferrial Sofyan juga meminta DPRD yang dilantik hari ini untuk mengontrol Pemerintahan Jakarta. Ia mengatakan sasaran kontrol tersebut adalah agar semua program Pemerintah Jakarta tepat sasaran. 


Sebelumnya 106 Anggota DPRD DKI periode 2014-2019 dilantik pagi tadi. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil memperoleh 20 kursi di DPRD DKI tersebut. Disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 15 kursi, kemudian Partai Hanura dan Partai Demokrat masing-masing 10 kursi. Puluhan kursi lainnya ditempat sejumlah politisi Partai Demokrat, Golkar dan lima Partai Politi lainnya.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kiat Menjalani Isolasi Mandiri bagi Remaja Terinfeksi COVID-19

Bantu Sesama di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 8

Demi Oksigen Somasi Dilayangkan