covid-19

Arus Balik, Ribuan Kendaraan Merayap Hingga 3 Km di Mojoagung, Jombang

KBR, Jombang

NUSANTARA

Jumat, 01 Agus 2014 20:45 WIB

Author

Muji Lestari

Arus Balik, Ribuan Kendaraan Merayap Hingga 3 Km di Mojoagung, Jombang

lebaran, puncak, macet

KBR, Jombang – Memasuki hari ke-5 lebaran, arus balik di jalur Mojoagung, Jombang, Jawa Timur mulai meningkat.
Sejak sore tadi, ribuan kendaraan dari arah Jawa tengah menuju Surabaya baik roda empat maupun roda dua mulai memadati ruas jalan Surabaya – Jogjakarta itu.  Bahkan, ribuan kendaraan itu berjalan pelan dan merayap hingga sepanjang 3 Km.

Petugas Pengendali Pos pantau Mojoagung, Nanang Susanto mengatakan ada peningkatan volume kendaraan sekitar 40 persen jika dibandingkan hari sebelumnya. berdasarkan pantauan petugas, mulai pukul 16.00 WIB tadi jumlah pengguna jalan didominasi oleh pengendara roda dua. Yakni dengan perbandingan 3:1 setiap menit.

“Arus balik yang dari arah barat menuju arah Surabaya atau ke timur sangat padat nggak bisa begitu kencang untuk kendaraan. Untuk per menit kendaraan kurang lebih 1600 untuk roda empat, kalau roda dua kurang lebih 4500 sekian per menit,” Kata Nanang.

Kecamatan Mojoagung merupakan salah satu titik terparah terjadinya kemacetan arus lalu lintas saat arus mudik dan arus balik lebaran setiap tahun. Adanya penyempitan jalur di tiga jembatan yang terdapat di ruas jalan setempat menjadi penyebab utama kepadatan arus kendaraan. Di antaranya Jembatan Gambiran, Jembatan Sungai Gunting, dan Jembatan Miagan.

Puncak arus balik menuju Surabaya diperkirakan terjadi, Sabtu (2/7) besok. Volume kendaraan akan meningkat dua kali lipat. Untuk mengurai kemacetan, Kepolisian Jombang menempatkan petugas disetiap jembatan untuk melakukan penarikan kendaraan.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

UU Cipta Kerja Bermasalah, Formil dan Materiil

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17