Bagikan:

Pemda Sikka Larang Pengungsi Rokatenda Kembali ke Palue

Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur melarang pengungsi korban letusan Gunung Rokatenda kembali ke kampung halaman di Palue.

NUSANTARA

Senin, 19 Agus 2013 10:21 WIB

Author

Silver Sega

Pemda Sikka Larang Pengungsi Rokatenda Kembali ke Palue

gunung rokatenda, NTT

KBR68H, NTT - Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur melarang pengungsi korban letusan Gunung Rokatenda kembali ke kampung halaman di Palue. 


Juru bicara pemerintah Kabupaten Sikka Markus Welung mengatakan Palue sudah masuk zona merah dan sebagian desa mereka sudah hilang. Menurut Dominikus Welung, Pemkab masih mencari lokasi untuk merelokasi pengungsi.


"Ada beberapa desa itu sudah masuk dalam zona merah. Mereka itu termasuk yang sekarang mengungsi. Upayakan supaya mereka jangan kembali, tidak boleh kembali lagi. Jadi sekarang mereka itu sementara ditampung sementara. Pemerintah sedang siapkan untuk relokasi. Itu ada beberapa desa masih aman, tapi beberapa desa sudah masuk ke zona merah, itu mereka tidak boleh lagi menghuni tempat itu. Jadi ada beberapa desa sudah pasti harus silang, seperti Nitunglea, Rokirole itu sebagian hilang," kata Markus Welung.


Markus Welung menambahkan, saat ini tim sedang menyisir beberapa desa di kaki Gunung Roka Tenda, untuk memastikan tidak ada lagi warga yang menghuni lokasi itu. 


Sampai saat ini baru seribu lebih warga Palue yang dievakuasi. Sementara, sisanya sekitar 10 ribu warga  enggan dievakuasi. Mereka berada di desa-desa yang masuk zona merah seperti Rokireloe, Nitunglea, dan Tuangeo.  



Editor: Antonius Eko


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih