Bagikan:

Jaga Posko Mudik, Personil Polisi di Surakarta Bawa Senjata Lengkap

KBR68H, Surakarta - Polisi yang bertugas di pos pengamanan Mudik Lebaran di kota Surakarta dipersenjatai.

NUSANTARA

Rabu, 07 Agus 2013 13:56 WIB

Jaga Posko Mudik, Personil Polisi di Surakarta Bawa Senjata Lengkap

posko mudik, polisi surakarta, senjata lengkap

KBR68H, Surakarta - Polisi yang bertugas di pos pengamanan Mudik Lebaran di kota Surakarta dipersenjatai. Kapolresta Surakarta, Asjimain, mengatakan mempersenjatai personil polisi ini untuk mengantisipasi aksi teror selama Lebaran. Asjimain bahkan memerintahkan tembak di tempat bagi para pelaku gangguan ketertiban umum.

“Satu Pos PAM Lebaran disiagakan dua personil Brimob, dua personil Samapta POLRI bersenjata lengkap. Kalau toh memang ada aksi kriminalitas maupun terorisme yang berbahaya bagi masyarakat, pelaku sadis, ya polisi saya instruksikan tembak ditempat. Tidak ada toleransi lagi. Saya siap bertanggung jawab. Kalau sampai sekarang ditanya, masih ada nggak aksi teror? Ternyata masih, di Tulungagung, Jawa Timur, kemudian Jakarta maupun daerah lain. Ini kan harus kita antisipasi dengan pos siaga. Setiap pos ada polisi bersenjata. Kemudian di pos mobile, yaitu 8 truk polisi maupun TNI berisi personil POLRI dan TNI bersenjata juga siap bergerak kapanpun dan melakukan patroli wilayah,”kata Asjimain.

Lebih lanjut Asjimain mengungkapkan Polresta Surakarta menyiapkan empat Pos Pengamanan lebaran. Jumlah ini jauh berkurang dibanding lebaran tahun lalu yang mencapai 10 pos PAM Lebaran.

Sekitar 600 personil polisi disiagakan mengamankan selama mudik Lebaran. Sebagaimana diketahui aksi terorisme marak terjadi menjelang Lebaran. Ledakan bom di Vihara Ekayana yang melukai 3 orang dan aksi penyerangan orang tak dikenal yeng menewaskan seorang polisi di Jakarta.

Editor: Doddy Rosadi

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ragam Syarat Beli Minyak Goreng Curah, Efektifkah?