Ini Puncak Arus Mudik di Cirebon

Sebanyak 1.140 personil diterjunkan untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di Cirebon, Jawa Barat. Mereka terdiri dari Polri, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pramuka, Ormas, dan unsur mayarakat

NUSANTARA

Kamis, 01 Agus 2013 15:03 WIB

Author

Suara Gratia

Ini Puncak Arus Mudik di Cirebon

Puncak Arus Mudik, Cirebon

KBR68H, Cirebon – Sebanyak 1.140 personil diterjunkan untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di Cirebon, Jawa Barat. Mereka terdiri dari Polri, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pramuka, Ormas, dan unsur mayarakat

Kapolres Cirebon Kota Dani Kustoni mengatakan,  ribuan pasukan ini akan menempati sejumlah pos yang sudah ditentukan mulai Jumat (2/8) yakni pada 9 pos pengamanan, 3 pos pelayanan, dan 22 pos pengaturan lalulintas, termasuk tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, pertokoan, bank, pasar, serta komplek perumahan.

“Mudik dan balik merupakan kegiatan rutin tahunan. Melalui apel ini kami mengecek seluruh kesiapan baik personil maupun logistik yang dibutuhkan,” jelas Dani saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2013 di Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, Kamis (1/8).

Kepolisian, kata dia, memprediksi, puncak arus mudik terjadi pada H-5. “Sepertinya puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 karena Senin sudah mulai libur,” jelas Dani.

Ia mengatakan, berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, ruas jalur Pantura yang melewati wilayah Kota Cirebon tidak pernah mengalami kemacetan yang berarti, namun jika terjadi kemacetan pihaknya mempersiapkan jalur alternatif dan rekayasa lalulintas.

“Untuk mengurai kemacetan kami memiliki beberapa opsi yaitu rekayasa lalulintas dan mempersiapkan jalur alternatif. Tapi ini kan sifatnya situasional, karena selama ini jalur pantura di Kota Cirebon jarang terjadi kemacetan,” pungkas Dani.

Kapolres Cirebon Kota, Dani Kustoni (kanan) mendampingi Walikota Cirebon Ano Sutrisno (kiri) dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan Mudik 2013 di Alun-alun Kejaksan. Kamis (1/8).

Sumber: Suara Gratia
Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Pancasila Merajut Keberagaman Indonesia

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11