Bagikan:

Hadapi Teror, Polisi Surakarta Tetap Harus Berseragam

Polresta Surakarta menginstruksikan personilnya tetap berseragam saat berdinas, meski saat ini polisi menjadi sasaran aksi teror penembakan.

NUSANTARA

Kamis, 22 Agus 2013 13:30 WIB

Hadapi Teror, Polisi Surakarta Tetap Harus Berseragam

teror, polisi, surakarta, seragam

KBR68H, Surakarta - Polresta Surakarta  menginstruksikan personilnya tetap berseragam saat berdinas, meski saat ini polisi menjadi sasaran aksi teror penembakan. 


Juru bicara Polresta Surakarta Sis Raniwati mengatakan berbagai kasus penembakan yang terjadi dengan korban personil polisi membuat Polresta Surakarta siaga dan waspada. Sis menjelaskan kasus terorisme penyerangan dan penembakan pada personil polisi pernah terjadi di kota Surakarta tahun lalu.


“Kaitan untuk penembakan dengan sasaran personil polisi di wilayah lain, kami seluruh personil di Polresta Surakarta meningkatkan kewaspadaan. Dalam hal untuk kegiatan operasional dilakukan dalam kelompok yang lebih dari dua personil, agar sama-sama bisa saling mengawasi dan melindungi jika terjadi ancaman teror. Ya kita kan dituntut dalam pelayanan pada masyarakat. Keberadaan personil polisi masih dibutuhkan, tugas kedinasan. Di satu sisi kan, kita perlu pengamanan diri karena maraknya ancaman teror pada aparat polisi. Tetapi ya memang itu tidak bisa dipungkiri, makanya kami menginstruksikan pada seluruh personil di Polresta, tetap memakai seragam dinas dan atribut lengkap saat bertugas dan memakai jaket agar tidak terlalu mencolok,” kata Sis Raniwati.


Lebih lanjut Sis mengungkapkan aksi teror penembakan maupun pembunuhan dengan sasaran personil polisi tak membuat takut Polresta Surakarta. Saat ini ada 600 personil polisi berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga di kota Surakarta. 


Aksi teror penembakan dan pembunuhan dengan sasaran personil polisi berseragam di Jakarta terjadi 4 kasus. Hingga kini para pelaku belum tertangkap. 


Aksi teror serupa juga terjadi penyerangan pos polisi pengamanan Lebaran tahun lalu. Pos Polisi di Gladak dilempari granat. Pos polisi di pusat perbelanjaan diserang orang tak dikenal dan menewaskan 1 personil polisi. Selain itu. pos Polisi di Gemblegan ditembaki dan melukai 2 personil polisi. 


Editor: Antonius Eko 


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ragam Syarat Beli Minyak Goreng Curah, Efektifkah?