Delapan Kecamatan di Bantul Rawan Kriminalitas Saat Lebaran

Kepolisian Resor Bantul, mewaspadai delapan dari 17 kecamatan yang rawan terjadi tindak kriminalitas atau kejahatan selama Lebaran nanti.

NUSANTARA

Senin, 05 Agus 2013 17:17 WIB

Author

radio star jogja

Delapan Kecamatan di Bantul Rawan Kriminalitas Saat Lebaran

lebaran, bantul, kriminalitas

KBR68H, Bantul - Kepolisian Resor Bantul, mewaspadai delapan dari 17 kecamatan yang rawan terjadi tindak kriminalitas atau kejahatan selama Lebaran nanti.

“Beberapa jenis kriminalitas yang mungkin terjadi, di antaranya pencurian di rumah kos, perkelahian, hingga curat (pencurian dengan pemberatan) maupun dengan kekerasan [curas] terhadap pembeli perhiasan,” kata Kapolres Bantul Ihsan Amin.

Dia menyebutkan delapan kecamatan rawan tindak kriminal tersebut, yakni Kecamatan Sewon, Kasihan, Banguntapan, Imogiri, Sedayu, Bantul, Srandakan, dan Kecamatan Kretek.

Menurut Ihsan, Kecamatan Banguntapan rawan terjadi pencurian karena merupakan lokasi tempat kos yang ditinggal mudik penghuninya. Kecamatan Imogiri rawan terjadi curat dan curas di toko perhiasan karena banyak yang membeli emas.

Sementara di Kecamatan Sedayu merupakan kawasan rawan terjadi pencurian komputer karena merupakan lokasi Universitas Mercu Buana.

Sedangkan Kecamatan Bantul khususnya di Pasar Bantul yang rawan tindak pidana curat dan curas.

“Kecamatan Srandakan di Pasar Mangiran rawan pencopetan dan penjambretan. Sementara Kecamatan Kretek di kawasan Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, dan Pantai Depok yang rawan pemerasan, pemalakan dan perkelahian,” katanya.

Sedangkan Kecamatan Sewon, kata dia karena merupakan kawasan perumahan, yang juga dinilai rawan curat dan curas. Serta Kecamatan Kasihan rawan pencurian komputer di kampus, dan tempat kos yang ditinggal pergi penghuninya.

Ia mengatakan guna mengantisipasi hal itu, pihaknya akan melaksanakan patroli serta mengimbau kepada petugas keamanan setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat ditinggal mudik.

Sumber: radio Star Jogja

Editor: Antonius Eko

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR

Kabar Baru Jam 8

Soal Kerumunan, Kegiatan Ibadah dan Ancaman Virus Covid-19 Varian Baru

Jihad itu Sebenarnya Apa Sih?