Cara Pemerintah Pusat Genjot Produksi Jagung di Aceh

Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, menyalurkan bantuan bibit kelapa kepada 25 kelompok tani di 11 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh.

NUSANTARA

Rabu, 28 Agus 2013 16:18 WIB

Author

Getsu FM Bireun

Cara Pemerintah Pusat Genjot Produksi Jagung di Aceh

Pemerintah Pusat, Produksi Jagung, Aceh

KBR68H, Bireuen - Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, menyalurkan  bantuan bibit kelapa kepada 25 kelompok tani di 11 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh.

Bantuan yang bersumber dari anggaran APBN tahun 2013 ini diberikan untuk meremajakan lahan kelapa yang sudah tidak produktif dalam lima tahun terakhir ini.

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bireuen mengungkapkan, peremajaan itu dilakukan pada 500 hektar lahan. Selain itu juga ada bantuan  bibit kelapa dan pupuk. Sementara, bantuan dana perawatan dan penanaman tidak diberikan.

Data Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bireuen mengungkap, peremajaan yang akan dilakukan bulan Nopember 2013. Berikut daftar peremajaan di masing-masing kecamatan dengan jumlah kelompok tani di dalamnya:

1.    Peusangan Selatan diberikan 70 Ha ( untuk 3 kelompok tani)
2.    Pandrah 25 Ha ( 1 kelompok tani)
3.    Peudada 120 Ha (6 kelompok tani)
4.    Juli 50 Ha (3 kelompok tani)
5.    Simpang Mamplam 40 Ha (2 kelompok tani)
6.    Kecamatan Siblah Kreung 20 Ha (1 kelompok tani)
7.    Kuta Blang 40 Ha (2 kelompok tani)
8.    Gandapura 20 Ha (1 kelompok tani)
9.    Kecamatan Jangka 40 Ha (2 kelompok tani)
10.   Kuala 20 Ha (1 kelompok tani)
11.   Makmur 35 Ha (2 kelompok tani)

Masing masing Kelompok tani mendapatkan bantuan bibit kelapa 130 buah/hektar dan pupuk 25 kilo/hektarnya.

Sebelum menyalurkan bibit kelapa untuk melakukan peremajaan di 500 Ha lahan,  Dirjen Perkebunan melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bireuen sepakat berkoordinasi dengan 25 kelompok tani. Petani sepakat untuk menerima bibit bantuan kelapa itu,

Soal bantuan ini, Kepala Bidang Perkebunan Irama SP yang didampingi Muhammad Zaini, selaku penangung jawab kegiatan berharap, ke depan Dirjen Perkebunan bisa memberi bantuan dana operasional. Bantuan sebesar Rp 600 ribu per hectare itu bisa digunakan untuk dari pembuatan lubang, perawatan hingga penanaman bibit kelapa. (Hendra)

Sumber: Getsu Nada
Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Bagaimana Kedaulatan Perempuan atas Tanah bila RUU Pertanahan Disahkan?

Kabar Baru Jam 13

Penolakan RUU Pertanahan di Hari Tani