Bagikan:

Papua Barat Alami Lonjakan Kasus COVID-19

"Tapi kalau kita lihat dalam satu minggu terakhir ini malah dari beberapa kabupaten yang lain yang tidak pernah lapor. Sudah melaporkan juga. Dan kasusnya lebih meningkat"

NUSANTARA

Kamis, 28 Jul 2022 16:59 WIB

Papua Barat Alami Lonjakan Kasus COVID-19

ilustrasi vaksinasi covid-19 di Papua. (Foto: Antara)

KBR, Jayapura - Kasus COVID-19 di Provinsi Papua Barat melonjak sepekan terakhir.

Menurut Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Papua Barat, Arnold Tiniap, sepekan terakhir, infeksi virus korona di provinsi itu mencapai 63 kasus.

Arnold menyebut, sebulan lalu, hanya kabupaten Teluk Bintuni dan Fak-Fak yang melaporkan tambahan kasus COVID-19.

Pekan lalu, lanjut dia, kabupatenn/kota yang melaporkan tambahan kasus COVID-19 bertambah. Di antaranya Kabupaten Kaimana, Fak-Fak, Teluk Bintuni, Manokwari, Sorong, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.

"Satu bulan lalu, itukan dari Bintuni ya, dari Bintuni, terus dari Fak-Fak. Tapi kalau kita lihat dalam satu minggu terakhir ini malah dari beberapa kabupaten yang lain yang tidak pernah lapor. Sudah melaporkan juga. Dan kasusnya lebih meningkat. Lebih meningkat," katanya Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Kasus Baru COVID-19 di Papua Barat Bertambah 37

Arnold Tiniap mengatakan, suntikan dosis ketiga atau booster menjadi salah satu cara mencegah kembali terjadinya lonjakan kasus COVID-19.

"Kita mulai harus membentengi diri kita dengan booster, itu penting sekali," katanya.

Satgas COVID-19 Papua Barat terus mengimbau dan mensosialisasikan kepada warga, pentingnya vaksinasi korona.

"Vaksinasi dapat meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Apabila terpapar korona, tidak akan menimbulkan dampak yang fatal," pungkas Arnold Tiniap.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending