Selesaikan Masalah Makam Sunda Wiwitan, Pemkab Kuningan Bentuk Tim Bersama

"Dengan komunikasi ini mudah-mudahan akan tergali banyak hal hingga adanya titik temu,"

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 31 Jul 2020 00:41 WIB

Author

Frans Mokalu

Selesaikan Masalah Makam Sunda Wiwitan, Pemkab Kuningan Bentuk Tim Bersama

Bakal pesarehan sesepuh masyarakat AKUR Sunda Wiwitan di Situs Curug Goong, Kuningan, Jawa Barat, yang disegel pemkab setempat, Senin (20/7). (Foto: Istimewa)

KBR, Jakarta-  Pemerintah Kabupaten  Pemkab Kuningan, Jawa Barat membentuk Tim Bersama untuk menyelesaikan masalah makam Masyarakat Adat Karuhun (AKUR) Urang Sunda Wiwitan Cigugur. Kesepakatan itu dicapai setelah  mediasi yang digagas DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menghadirkan Bupati Kuningan Acep Purnama dan dari Masyarakat AKUR diwakili Okky Satrio Djati  (Girang Pangaping Adat, Masyarakat AKUR).

Bupati Kuningan Acep Purnama menyatakan, pertemuan yang pertama merupakan silaturahmi untuk membuka komunikasi meluruskan hubungan tidak baik yang terjadi belakangan.

"Dengan komunikasi ini mudah-mudahan akan tergali banyak hal hingga adanya titik temu," katanya usai pertemuan, Kamis (30/07).

Menurutnya, dalam hal ini tidak ada pihak yang berseteru, yang ada adalah perbedaan sudut pandang yang harus diselaraskan dengan melalui proses lanjutan.

Kata dia, akan digelar pertemuan berikutnya untuk mempertajam penyelesaian masalah.

"Akan membuka silaturahmi kedua, silaturahmi ketiga dan seterusnya untuk menyelesaikan beberapa perbedaan sudut pandang," ujarnya.

Saat ini, kata dia, pertemuan  tidak berfokus untuk membuka segel makam masyarakat AKUR namun, lebih menitikberatkan pada menyamakan persepsi antara tata kelola Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan adat istiadat Masyarakat AKUR.

"Tidak berbicara dulu pembukaan segel ya, kami akan selesaikan secara tuntas dan komprehensif," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Okky Satrio Djati  menyatakan,  menerima niat baik dari Pemkab Kuningan yang telah membuka komunikasi.

"Kita juga menerima dengan niat baik, kami berharap ini awal komunikasi dengan berbagai pihak," katanya.

Walaupun segel belum diizinkan dibuka, Okky  melihat akan ada penyelesaian yang berkeadilan karena akan dibentuk tim bersama.

"Nanti dibentuk tim bersama, nanti kita putuskan sama-sama," ungkapnya. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi