PDIP Sebut Ahok Masuk Radar Seleksi Cagub DKI

"Nanti kita lihat lah," kata Ketua DPP PDIP Andreas Pareira.

BERITA , NASIONAL , NUSANTARA

Kamis, 28 Jul 2016 13:13 WIB

Author

Ria Apriyani

PDIP Sebut Ahok Masuk Radar Seleksi Cagub DKI

Spanduk duet Ahok-Djarot terpampang di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Rabu (27/7). Spanduk bertuliskan 'Sudah Teruji dan Terbukti' ini diduga dipasang oleh relawan. (Antara)



KBR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan masih ragu mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017.

Ahok sebelumnya sudah menyatakan akan maju menggunakan kendaraan partai saat mencalonkan diri ke KPUD DKI.

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira menyambut baik keputusan Ahok itu. Meski begitu, partainya belum tergiur mengusung Ahok. Walaupun Ahok masuk dalam radar seleksi internal partai.

"Kita sedang melakukan proses penyaringan dan pemetaan figur-figur dan dukungan politik untuk kader-kader, kandidat-kandidat. Pak Ahok ada dalam radar seleksi. Tapi tidak berarti otomatis kalau Pak Ahok ini (maju dengan parpol), terus langsung (kita ajukan) Pak Ahok. Nanti kita lihat lah," kata Andreas kepada KBR, Kamis(28/7).

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebelumnya sudah mendapat dukungan dari kalangan relawan TemanAhok dengan mengumpulkan satu juta fotokopi KTP sebagai syarat dukungan maju lewat jalur independen atau perseorangan. Belakangan, Ahok mendapat dukungan dari tiga partai, yaitu Nasdem, Hanura dan terakhir Partai Golkar. Dalam perkembangannya, Ahok kemudian menyatakan akan maju melalui jalur partai politik.

"Kami serahkan pada Teman Ahok dan Parpol untuk mengatur," kata Ahok, Rabu (27/7/2016).

Baca: Pilkada Jakarta, Ahok Putuskan Pakai Parpol

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira mengatakan status Ahok yang bukan kader parpol manapun itulah yang membuat PDI Perjuangan menahan diri tidak mengusung Ahok.

Saat ini, nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Gubernur Ahok Djarot Kusumayakti juga sedang dilirik oleh PDIP.

"Banyak hal lain. PDIP mencalonkan seseorang tidak hanya untuk memenangkan yang bersangkutan, tapi orang tersebut juga harus memiliki komitmen ideologis dalam pemerintahannya kedepan," kata Andreas.

Menurut dia, PDIP bakal membuka pintu bagi Ahok jika bekas Bupati Bangka Belitung itu mau mendaftar sebagai kader PDI Perjuangan.

"Kalau Pak Ahok mengambil keputusan seperti itu baguslah. Paling tidak Pak Ahok menyadari beliau kembali ke jalan parpol, jalan yang sebenarnya dari awal diusulkan PDIP. Yang pasti kami tidak bisa diatur. Tidak mungkin diatur-atur, disuruh-suruh seperti itu. Dia yang tahulah, tanya dia itu," katanya.

Ahok sebelumnya sempat maju sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dari partai Golkar. Selanjutnya, saat maju bersama Jokowi pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Ahok diusung oleh Partai Gerindra.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945