Pasca Tewasnya Anggota Satgas Tinombala, Aktivitas di Towu Mulai Normal

Sebelumnya warga sempat cemas dan khawatir terjadi aksi saling tembak

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 29 Jul 2016 17:56 WIB

Author

Aldrimslit Thalara

Pasca Tewasnya Anggota Satgas Tinombala, Aktivitas di Towu Mulai Normal

Ilustrasi: salah satu aktivitas Satgas Tinombala (Foto: KBR/Aldi Thalara)

KBR, Poso- Pasca peristiwa tertembaknya seorang anggota Intel Korem 132 Tadulako pada Rabu, 27 Juli 2016 silam, situasi desa Towu Kecamatan Poso Pesisir Utara berangsur kembali normal. Warga sudah bisa kembali beraktivitas, termasuk ke kebun sekitar desa mereka.

Sohra, warga setempat mengatakan hari ini situasi di desa sudah relatif tenang setelah dalam dua hari terakhir terjadi peningkatan aktivitas aparat keamanan di desa itu, termasuk kedatangan tim investigasi dari mabes TNI dan Mabes Polri.

Pasca peristiwa tertembaknya anggota Intel TNI, warga memilih untuk tinggal dan diam di rumah mereka masing masing.

Sebagai warga, Sohra mengaku peristiwa yang terjadi itu membuatnya merasa takut dan cemas. "Kalau ada apa-apa hanya diam saja tidak bisa bilang apa," ungkap Sohra soal kejadian kontak tembak yang terjadi di dekat rumahnnya, Jumat (29/07/2016).

 "Takut tapi mau bagaimana lagi saya tinggal di sini," jawabnya ketika ditanyai situasi selama terjadi kontak tembak di wilayah Operasi Tinombala 2016.

Wanita berusia 62 tahun itu berharap bahwa situasi akan sepenuhnya membaik sehingga memungkin masyarakat bisa kembali berkegiatan tanpa dibayang bayangi rasa was-was. "Saya sudah 10 tahun tinggal di sini nak tidak mau pindah ke mana-mana meski banyak petugas yang jaga-jaga" ungkap Sohra.

Desa Towu merupakan 1 dari 16 desa yang berada di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, di desa ini mayoritas pekerjaan petani adalah dari hasil pertanian sayur, palawija serta tanaman buah Kakao yang umumnya berada di lokas lokasi yang berada dekat perbukitan yang masuk dalam wilayah pelaksanaan operasi Tinombala 2016.

Kini dari pantauan di desa tersebut sejulmlah warga termasuk Sohra sudah mulai beraktivitas seperti biasanya meski di area tersebut juga masih ada sejumlah petugas baik dari Polri dan TNI yang berjaga-jaga. Desa Towu ini sendiri berjarak sekitar 35 Kilo meter dari ibu kota kabupaten Poso.

Sementara Itu, dari pantauan KBR di Mapolres Poso, kerja tim investigasi bersama Mabes TNI dan Mabes Polri di Poso Sulawesi Tengah dilakukan dalam situasi yang tertutup dan rahasia. Selama proses investigasi itu, para pejabat kepolisian setempat juga melakukan aksi tutup mulut mengenai segala hal terkait proses investigasi itu.

Investigasi dilakukan oleh tim gabungan dalam upaya mengungkap peristiwa tertembaknya Sersan Dua Muhammad Ilman;  anggota intel Korem 132 Tadulako yang diduga sebagai akibat dari kesalahan prosedur di lapangan.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri