Bagikan:

Menteri Larang PNS Tambah Cuti, Walikota Kediri Beri Izin

"Bagi PNS yang ada di Kota Kediri yang rumahnya agak jauh, mungkin mudiknya ke Kalimantan atau ke Sumatera, itu juga sulit bagi mereka untuk on schedule sehingga mereka boleh lah mengambil cuti,”

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 01 Jul 2016 17:28 WIB

Author

Hadi Mustofa

Menteri Larang PNS Tambah Cuti, Walikota  Kediri Beri Izin

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar. (Foto: KBR/ Hadi M.)

KBR, Kediri-  Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Kediri boleh memperpanjang libur lebaran dengan mengambil cuti tahunan. Padahal Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi mengimbau seluruh aparatur negara, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun anggota TNI dan Polri tidak mengambil cuti tahunan setelah lebaran.


Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar beralasan,izin  perpanjangan libur lebaran dengan libur cuti tahunan diperlukan bagi PNS yang kampung halamannya jauh.


“Kalau mau tambah bukannya nggak boleh, boleh. Karena logika bahwa kalau mereka cutinya agak lama mungkin bisa jadi mereka tidak dapat tiket. Bagi PNS yang ada di Kota Kediri yang rumahnya agak jauh, mungkin mudiknya ke Kalimantan atau ke Sumatera, itu juga sulit bagi mereka untuk on schedule sehingga mereka boleh lah mengambil cuti,” ujar Abdullah Abu Bakar Jumat (01/07/16).


Walikota Abdullah Abu Bakar menambahkan,   tetap akan mempertimbangkan jika ada pengajuan izin cuti tahunan yang dibarengkan dengan libur lebaran. Ijin cuti tahunan usai lebaran akan diberikan pada PNS yang memang layak diberi ijin cuti.


Ia berharap kelonggaran memperpanjang libur lebaran dengan menambah cuti tahunan tidak disalahgunakan. Bagi PNS yang rumahnya sekitar Kediri disarankan masuk kerja usai lebaran sesuai jadwal.


Sementara itu, pemerintah telah memutuskan hari libur nasional dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah jatuh pada 6-7 Juli 2016 sedangkan cuti bersamanya pada 4, 5, dan 8 Juli 2016. Sedangkan total libur yang dijalani aparatur negara selama Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah sebanyak sembilan hari.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Urgensi Penerapan Cukai Minuman Berpemanis

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11