BPBD Cilacap Kerahkan Alat Berat Buka Akses Desa Terisolir

Alat berat didatangkan dari Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS).

BERITA | NUSANTARA

Minggu, 31 Jul 2016 14:33 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

BPBD Cilacap Kerahkan Alat Berat Buka Akses Desa Terisolir

Longsor menutup jalan ke Desa Majingklak Kecamatan Wanareja. Foto: BPBD Cilacap.

KBR, Cilacap – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Jawa Tengah mengerahkan alat berat untuk membuka akses menuju Desa Majingklak, Kecamatan Wanareja yang terisolir akibat longsor sepanjang 200 meter di jalan menuju desa tersebut. Warga harus berputar ke jalan alternatif dengan waktu tempuh lebih lama dan kualitas jalan yang buruk serta sempit untuk menuju kota.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy mengatakan, alat tersebut didatangkan dari Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS). Upaya membuka jalan yang tertimbun tanah longsor antara 3 hingga 5 meter sudah dilakukan para relawan sejak Minggu pagi (31/7/2016).

"Majingklak, Wanareja kerjabakti membuka akses jalan karena tanah longsor. Majingklak tertutup sehingga harus melingkar. Jalan yang longsor itu kan jauh dari perumahan (sehingga tidak memakan korban jiwa). Belum jelas ini merusak apa saja, nanti kalau sudah jelas saya kabari," jelasnya.

Tri Komara Sidhy menambahkan longsor juga mengakibatkan padi dan palawija di ladang penduduk rusak. Selain itu, longsor juga memutus saliran irigasi yang mengairi sawah seluas 60 hektar dan membendung Sungai Cilaca. Longsor diperkirakan mengakibatkan kerugian hingga Rp260 juta. 

Baca juga: Dua Desa Diterjang Puting Beliung, BPBD Cilacap Akui Terlambat Terima Laporan

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme