Bagikan:

Tangerang Krisis Air Bersih

Krisis di Tangerag disebabkan rusaknya bendungan di pintu 10 sungai Cisadane

NUSANTARA

Jumat, 31 Jul 2015 20:26 WIB

Author

Luviana

Tangerang Krisis Air Bersih

Bendungan Pintu Air Cisadane yang jebol atau mengalami kerusakan (Foto: Luviana/KBR)

KBR, Tangerang– Bendungan di pintu air 10 di Sungai Cisadane, Tangerang yang rusak, hingga Jumat sore (31/07/2015) hari ini masih diperbaiki petugas. Rusaknya bendungan yang telah berlangsung selama 3 hari dari Selasa (28/07/2015) hingga hari ini, membuat warga Tangerang yang berlangganan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi terganggu.

PDAM Tangerang biasanya melakukan aktivitas pengolahan dan pendistribusian dari bendungan air Cisadane ini. Kurang lebih 20 ribu pelanggan PDAM di Tangerang sulit mendapatkan pasokan air bersih selama 3 hari. Diduga kerugian akibat rusaknya bendungan ini mencapai 400 juta rupiah.

Salah satu petugas yang sedang melakukan perbaikan pada Jumat hari ini, Gito, menyatakan, kerusakan ini disebabkan oleh korosi. Karet pintu dan roda pintu air memang terlihat mengendur. Korosi menyebabkan alat untuk melakukan pengolahan tidak berputar secara maksimal.

“Korosi inilah yang membuat air terhambat untuk mengalir. Sementara kami masih memperbaiki korosi agar alirannya kembali normal,” ujar Gito.

Para petugas hari ini masih melepaskan kunci untuk perbaikan korosi. Sementara itu mereka juga menurunkan karung-karung pasir, tanaman dan kayu untuk menutupi bendungan untuk perbaikannya korosi.

Rusaknya pintu bendungan ini menyebabkan air surut hingga 2 meter. Air dari bendungan ini selain digunakan untuk pasokan air bersih ke wilayah Tangerang termasuk ke Bandara Soekarno-Hatta, juga untuk mengairi sawah. Jebolnya pintu air ini menambah pasokan air bersih untuk warga di Tangerang semakin berkurang di musim kemarau ini.

Salah satu warga Tangerang, Hardi berharap rusaknya pintu air bendungan ini agar segera selesai. Karena selain mengalami krisis air bersih akibat jebolnya pintu air, hal lain kemarau panjang yang terjadi saat ini membuat warga di Tangerang harus berhemat air.

“Ini musim kemarau panjang, malah ada masalah baru,” ujar Hardi.

Namun pasokan dari PDAM hari ini sudah mulai berjalan baik. Di sejumlah wilayah yang berlangganan air bersih, PDAM sudah mulai mendistribusikannya. Walaupun belum bisa dipastikan kapan pendistribusian ini akan kembali normal. Di sejumlah sawah di Tangerang memang mengalami kekeringan. Tidak adanya hujan dalam 2 bulan ini membuat warga mengalami musim kemarau panjang.

Editor: Dimas Rizky

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Aturan Jilbab Sekolah Negeri, Lampu Kuning Arah Pendidikan

Most Popular / Trending