Puncak Arus Balik Di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Terjadi H+4 Lebaran

Selain di Pelabuhan Ketapang, peningkatan penumpang juga terjadi di Pelabuhan Gilimanuk Bali.

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 21 Jul 2015 07:18 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Puncak Arus Balik Di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Terjadi H+4 Lebaran

Ilustrasi arus balik Ketapang. Foto: Antara

KBR, Banyuwangi - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi Jawa Timur memprediksi puncak arus balik lebaran tahun ini di pelabuhan tersebut terjadi pada H+4 Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan data dari posko mudik Pelabuhan PT ASDP Ketapang Banyuwangi, peningkatan penumpang dari Pulau Jawa yang hendak menyeberang ke Pulau Bali terjadi sejak Senin (20/7/2015). Pada H+3 sebanyak 41 ribu lebih orang  menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk Bali, sedangkan untuk kendaraan roda 2 mencapai 5 ribu unit lebih dan kendaraan roda empat mencapai 4 ribu unit lebih.

Kepala Cabang PT ASDP Ketapang-Gilimanuk, Muhammad Yusuf Hadi mengatakan, peningkatan tersebut terjadi karena para pegawai negeri sipil dan karyawan perusahaan sudah mulai beraktivitas. Sehingga diperkirakan puncak arus balik Lebaran melalui Pelabuhan Ketapang terjadi pada H+4 Lebaran.

“Yang berlibur ke arah Bali sudah mau kembali untuk aktivitas usaha, untuk kegiatan kantor maupun kegiatan lainya. Kita tetap untuk nanti secara konsisten memberlakukan jadwal maksimal setiap hari kapal beroperasi 37 unit yang diperasikan, apalagi pada H+4 itu sudah ditambah lagi truk- truk juga akan menyebrang di dua sisi,” kata Muhammad Yusuf Hadi (20/7/2015).

Kepala Cabang PT ASDP Ketapang-Gilimanuk Muhammad Yusuf Hadi menambahkan, selain di Pelabuhan Ketapang, diperkirakan peningkatan penumpang juga terjadi di Pelabuhan Gilimanuk Bali. Sebab para wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata Bali juga mulai balik ke daerah masing- masing.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang arus balik ini, PT ASDP telah mengoperasikan 37 armada kapal. Selain itu, pihaknya juga telah mengoperasikan 1 dermaga tambahan baik di Pelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk, sehingga aktivitas penyeberangan bisa lebih cepat.

Editor : Sasmito Madrim
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17