Erupsi Gunung Raung : Bandara Lombok Ditutup Sementara

Seluruh langit pulau Lombok dan Bali tertutup debu vulkanik Gunung Raung, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok (BIL) terganggu.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 10 Jul 2015 13:15 WIB

Author

Zainudin Syafari

Bandara Internasional Lombok (BIL). Foto: KBR/Zainudin Syafari

Bandara Internasional Lombok (BIL). Foto: KBR/Zainudin Syafari

KBR, Mataram- Meningkatnya aktifitas Gunung Raung Jawa Timur telah berdampak terhadap aktifitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok (BIL). Berdasarkan keterangan dari pihak BIL, langit pulau Lombok dan Bali tertutup debu vulkanik Gunung Raung yang berbahaya bagi penerbangan. Akibatnya, aktivitas penerbangan di BIL ditutup sementara sejak Jumat dini hari ( 10/7/2015) dan diperkirakan akan kembali dibuka nanti malam pukul 22.30 WITA, Jumat.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, Agung Hartono. Ia mengatakan, sebanyak 45 penerbangan dengan 90 pergerakan pesawat baik dari dan menuju BIL ditunda. Namun, jika ada perkembangan, aktifitas penerbangan ini akan dibuka kembali sebelum jam 10 malam.

“Berdasarkan informasi koordinasi kami dengan pihak Airnav di BIL bahwa sejak tadi malam jam 12, bahwa BIL ditutup sementara sampai dengan jam 10:30 nanti malam tanggal 10 Juli. Kenapa ditutup, di atas pulau Lombok ini sudah tertutup oleh debu vulkanik dari gunung Raung sangat membahayakan bagi penerbangan. Sehingga berdasarkan jadwal yang ada, setiap hari itu ada 45 penerbangan itu tertunda,” katanya.

Ia menjelaskan, penutupan ini otomatis menutup penerbangan dari Sumbawa dan Bima menuju BIL dan Bali. Meski begitu dia meyakini tidak ada penumpang yang terlantar sebab kondisi ini sudah disampaikan kepada para penumpang.

Editor: Malika
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat