BNNK Purbalingga Gandeng RSUD dan Pesantren untuk Rehabilitasi Narkoba

Pondok pesantren yang sudah melakukan kerjasama adalah Pondok Pesantren Nurul Ikhsan Purbalingga.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 02 Jul 2015 12:16 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

BNNK Purbalingga Gandeng RSUD dan Pesantren untuk Rehabilitasi Narkoba

Ilustrasi Pecandu Narkoba. Foto: Antara

KBR, Banyumas – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga, Jawa Tengah melakukan MoU dengan lima Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan satu pondok pesantren untuk merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba. 

Kepala BNNK Purbalingga, Edy Santosa mengatakan kelima RSUD ini bakal merehabilitasi penyalahguna narkoba yang biayanya bisa diklaimkan ke pihak BNNK. Lima RSUD ini adalah RSUD Brebes, RSUD Bumiayu, RSUD Ajibarang, RSUD Purbalingga dan RSUD Banjarnegara. Sedangkan pondok pesantren yang sudah melakukan kerjasama adalah Pondok Pesantren Nurul Ikhsan Purbalingga. Di pesantren tersebut, saat ini ada 30 korban penyalahgunaan narkoba yang tengah dirawat.

"Jadi rumah sakit yang sudah ditunjuik untuk MOU dengan BNN itu kalau Kabupaten Banyumas itu ada RSUD Ajibarang, RSUD Bumiayu, RSUD Brebes, Gutheng untuk Kabupaten Purbalingga, termasuk RSUD Banjarnegara. Itu yang akan kami adakan MoU untuk pembinaan. Selain rumah sakit kami memiliki pesantren binaan. Yakni ada di Purbalingga, pondok pesantren Nurul Ikhsan. Ada 30 (penyalahguna narkoba) yang dirawat disana," kata Edy Santosa (2/7/2015).  

Edy Santosa menambahkan BNNK Purbalingga mendapat target merehabilitasi 345 orang. Ia berharap, dari jumlah ini sebagian besar merupakan penyalahguna narkoba yang menyerahkan diri secara sukarela. BNNK juga akan melakukan operasi yustisia berupa penggerebekan, razia dan operasi gabungan.

Diantara empat kabupaten yang diampu oleh BNNK Purbalingga, Kabupaten Brebes dan Banyumas menjadi kabupaten yang sangat diwaspadai. Brebes menjadi transit jalur besar pertemuan Jalur Lintas Selatan dan Pantura. Sedangkan di Banyumas ada sejumlah universitas besar sehingga populasi warga dengan umur rawan penyalahgunaan narkoba tinggi.


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Inggris Bersikeras Tinggalkan Uni Eropa 31 Oktober 2019

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua