Aliansi Pergerakan Islam Minta Pemerintah Tangkap Penghasut di Tolikara

Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat meminta kepada pemerintah untuk segera menangkap penghasut kasus insiden di Tolikara, Papua beberapa waktu lalu.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 31 Jul 2015 21:14 WIB

Author

Arie Nugraha

 Aliansi Pergerakan Islam Minta Pemerintah Tangkap Penghasut di Tolikara

Insiden Tolikara, Jumat (157/17)

KBR,Bandung- Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat meminta pemerintah segera menangkap penghasut yang memicu insiden di Tolikara, Papua beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Juru bicara Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat, Asep Saripudin saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Dipenogoro, Bandung, hari ini. 

"Kedepannya kita akan desak ke Mabes Polri pertama untuk menangkap dua pendeta yang mengirimkan surat dari GIDI tersebut. Yang kedua kita meminta kepada Presiden GIDI agar meminta maaf, karena sampai saat ini mereka tidak minta maaf. Kemudian yang ketiga kita berharap kepada pemerintah untuk melakukan tindakan yang adil dimana bila ada bibit separatisme harus ditindak, karena ini membahayakan keutuhan NKRI," ujarnya di depan Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Dipenogoro, Bandung, Jumat (31/7/2015).

Juru bicara Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat, Asep Saripudin menambahakan pihaknya mengaku heran atas tingkah pemerintah yang mengundang perwakilan kelompok GIDI ke Istana. Kata dia, seharusnya kelompok tersebut tidak mendapatkan perlakuan istimewa usai diduga melakukan penghasutan berakibat kerusuhan.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ilmuan Iran Dibunuh, PBB minta semua pihak menahan diri

Kabar Baru Jam 7

Menagih Penuntasan Kasus Pembunuhan Pendeta Yeremia

Kabar Baru Jam 8

Rumah Sakit Penuh, Pemkab Cilacap Sewa Hotel untuk Karantina Pasien Covid-19