Selama Ramadan, Pasar Murah Digelar di Pusat Kota Jayapura

Pemerintah Kota Jayapura menggelar pasar murah di Taman Imbi, salah satu taman di pusat Kota Jayapura. Pemkot setempat juga akan memfokuskan penjualan takjil, makanan pembuka puasa di lokasi yang sama.

NUSANTARA

Rabu, 02 Jul 2014 09:58 WIB

Author

Katharina Lita

Selama Ramadan, Pasar Murah Digelar di Pusat Kota Jayapura

Ramadan, Pasar Murah, Kota Jayapura

KBR, Jayapura - Pemerintah  Kota Jayapura menggelar pasar murah di Taman Imbi, salah satu taman di pusat Kota Jayapura. Pemkot setempat juga akan memfokuskan penjualan takjil, makanan pembuka puasa di lokasi yang sama.

Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan kegiatan ini akan digelar selama bulan suci Ramadan. Lokasi penjualan sengaja dilakukan di taman kota, agar warga Jayapura dapat dengan mudah membeli panganan berbuka puasa dan kebutuhan pokok selama Ramadan, yang harganya dijamin lebih murah dari harga dipasaran.

“Ini dari pertanian dan juga dari distributor barang di Kota Jayapura dan juga para mama-mama masakan siap saji, supaya mempermudah, ya mungkin saudara-saudara saya yang mungkin pulang kantor,  atau yang sopir taksi, para ojek yang tidak sempat untuk batal puasa, sudah siap. Nanti kita tambah dengan dengan hiburan, dengan apa, nonton bola,” jelas Benhur Tommy Mano di Jayapura, Rabu (2/7).

Dari pantauan langsung di pasar murah itu, harga yang ditawarkan  lebih murah sekitar Rp5.000-Rp10.000 dari harga di pasaran. Misalnya saja, beras 10 kilogram dipasaran seharga Rp 110 ribu, di pasar murah dihargai dengan Rp 100 ribu. Harga murah juga berlaku bagi seragam anak sekolah, yang biasanya berkisar Rp40-50 ribu, di pasar ini harganya sekitar Rp30-35 ribu.

Kebutuhan sembako lainnya seperti sayur mayur dan bumbu masak juga diperjualbelikan langsung dari petani lokal dari daerah Koya. Mereka banyak menjual hasil kebunnya, seperti jagung, umbi-umbian, tomat dan cabe rawit.

Editor: Anto Sidharta


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8