covid-19

PNS di Kupang Disiapkan Jadi Kader Bank Sampah

Keberadaan bank sampah kini menjadi perhatian pemerintah daerah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

NUSANTARA

Selasa, 29 Jul 2014 11:01 WIB

Author

Silver Sega

PNS di Kupang Disiapkan Jadi Kader Bank Sampah

PNS di Kupang, Bank Sampah

KBR, Kupang – Keberadaan bank sampah kini menjadi perhatian pemerintah daerah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Selain merekrut kader bank sampah dari warga, pemerintah setempat juga melibatkan sebagian dari pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Oebobo.

Menurut Camat Oebobo, Bernadinus Mere, beberapa pegawai kini sedang disiapkan  untuk menjadi kader bank sampah. Upaya ini, kata dia, diperlukan perubahan pola pikir di kalangan PNS.

"Sementara ini kan pola pikir birokrasi kita kan belum cukup kuat. Kita minta mereka kelola sampah, (mereka) cenderung merasa bahwa mereka sama seperti sampah juga," kata Camat Oebobo Kupang, Bernadinus Mere di Kupang, Selasa (29/7).

Bernadinus Mere menambahkan, pihaknya telah meminta warga di kecamatan itu untuk membuang sampah di bank sampah Kecamatan Oebobo.   Pemerintah kecamatan Obebobo akan membayar setiap sampah yang dibuang di bank sampah tersebut. Dia mewajibkan para pegawainya menjadi nasabah bank sampah. Saat ini, bank sampah Kecamatan Oebobo telah memiliki 60-an nasabah.

Bank Sampah Kecamatan Oebobo baru beroperasi Juni lalu. Setiap minggu sedikitnya satu ton sampah yang dikumpulkan di bank sampah itu.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?