Pemprov NTT: Jangan Terprovokasi Isu Rusuh Pilpres

KBR, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminta warganya tidak terprovokasi terkait beredarnya pesan singkat belakangan ini terkait pilpres.

NUSANTARA

Sabtu, 12 Jul 2014 19:59 WIB

Author

Silver Sega

Pemprov NTT: Jangan Terprovokasi Isu Rusuh Pilpres

rusuh pilpres, nusa tenggara, capres prabowo, capres jokowi, kpu

KBR, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminta warganya tidak terprovokasi terkait beredarnya pesan singkat belakangan ini terkait pilpres. Pesan singkat yang beredar itu menyebut akan terjadi kekacauan pasca pengumuman hasil pemilu presiden nanti versi KPU.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTT, Sisilia Sona berharap masyarakat ikut menjaga suasana agar tetap damai. Selain itu juga dia menegaskan kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan hasil hitung cepat lembaga survei. (Baca: Inti Bantah Tionghoa Eksodus Saat Pilpres)

"Kepada seluruh masyarakat nusa tenggara timur untuk tetap menjaga suasana yang aman dan damai, dan kita tetap menunggu satu-satunya lembaga yang punya tanggungjawab untuk melaksanakan pilpres adala KPU kita tetap tunggu tanggal 22 Juli yang akan datang. Jangan sampai diantara kita ada hal-hal yang mengganggu kebersamaan kita dengan hasil pilpres sekarang yang ada di NTT. Jadi saya juga menghimbau masyarakat percayalah kepada lembaga-lembaga resmi yang nanti akan mengumumkan hasil yang sesungguhnya soal pilpres ini," kata Kepala Badan kesbangpol NTT Sisilia SOna di Kupang Sabtu (12/7).

Sebelumnya hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survey dan RRI menempatkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan perolehan suara tertinggi dalam Pemilihan Presiden 2014. Capres Jokowi-JK mendapatkan perolehan suara 52,15 persen.

Sementara Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 47,85 persen. Jokowi-JK memenangi 18 daerah di Indonesia, sedangkan Prabowo-Hatta hanya di 13 daerah. Sementara 3 lembaga survei lain menempatkan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dengan perolehan suara tertinggi. (Silver Sega)

Editor: Rony Rahmatha

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN