Kakek di Mataram Masih Jadi Petugas Kebersihan Demi Anak-Istri

Wajah Keriput, tatapan mata mulai kabur dan badan yang sudah mulai membungkuk, itulah yang nampak dari sosok lelaki bernama Amin (68 tahun), petugas kebersihan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

NUSANTARA

Kamis, 24 Jul 2014 18:03 WIB

Author

Turmuzi

Kakek di Mataram Masih Jadi Petugas Kebersihan Demi Anak-Istri

Mataram, Petugas Kebersihan

KBR, Mataram – Wajah Keriput, tatapan mata mulai kabur dan badan yang sudah mulai membungkuk, itulah yang nampak dari sosok lelaki bernama Amin (68 tahun), petugas kebersihan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kamis siang (24/7), ia bersama 621 petugas kebersihan Kota Mataram menerima bingkisan Lebaran dari Pemerintah Provinsi NTB. Bantuan berupa uang tunai senilai Rp250 ribu dan beras sebesar 10 kilogram. Bantuan diberikan langsung Gubernur NTB Zainul Majdi di aula Sangkareang kantor Gubernur NTB.

Di usianya yang sudah tua, Amin masih bekerja membersihkan jalan di sepanjang jalan Kota Mataram.

"Ya meski usia sudah tua begini mau bagaimana, saya masih tetap bekerja, kalau tidak, siapa yang menghidupi istri dan anak saya sekarang ini," kata Amin sambil berjalan menuruni anak tangga aula Sangkareang Kantor Gubernur NTB, dengan langkah tertatih-tatih, Kamis (24/7).

Amin mengaku dengan gaji yang hanya Rp700 ribu jelas tidak cukup untuk menghidupi istri dan ketujuh anaknya. Walau kedua anak laki-lakinya sudah menikah, mereka masih tinggal satu rumah dengannya karena keduanya hanya pekerja serabutan

Di usianya kini ia hanya bisa berharap agar pemerintah daerah bisa memperhatikanyang lebih pada nasibnya.

“Sebab saya termasuk sudah cukup lama mengabdi bekerja sebagai petugas kebersihan, kalau dihitung dengan tahun sekarang, saya bekerja sudah 15 tahun lebih," katanya.

Namun, Pemerintah Provinsi NTB tidak bisa banyak berbuat banyak untuknya. Bingkisan Lebaran yang diberikan pemerintah pun diakui Gubernur Zainul Majdi masih kurang untuk mereka.

"Pemerintah kota maupun provinsi memberikan sekedar apresiasi yang tentu jumlahnya tidak banyak, mungkin tidak cukup memenuhi kebutuhan hidup bapak ibu menyambut Lebaran, tetapi mudahan ada maknanya untuk membantu bapak ibu semuanya," kata Zainul Majdi di Aula Sangkareang kantor Gubernur NTB, Kamis (24/7).

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aparat Dinilai Tak Tegas Usut Pelaku Rasisme terhadap Mahasiswa Papua

Kabar Baru Jam 15

Mengenal Sastra Dari Selatan