Di Balikpapan, Harga Tiket Pesawat Melonjak Lebih 2 Kali Lipat

Dua pekan jelang Lebaran, harga tiket pesawat dari Balikpapan, Kalimantan Timur, ke sejumlah daerah, khususnya di Pulau Jawa dan Sulawesi melonjak lebih dari seratus persen.

NUSANTARA

Senin, 14 Jul 2014 15:02 WIB

Author

Teddy Rumengan

Di Balikpapan, Harga Tiket Pesawat Melonjak Lebih 2 Kali Lipat

Balikpapan, Harga Tiket Pesawat

KBR, Balikpapan – Dua pekan jelang Lebaran, harga tiket pesawat dari Balikpapan, Kalimantan Timur, ke sejumlah daerah, khususnya di Pulau Jawa dan Sulawesi melonjak lebih dari seratus persen.

Menurut seorang karyawan perusahaan travel di Balikpapan, Eko Suyanto, harga tiket pesawat dari Balikpapan menuju Surabaya bahkan hampir menembus Rp1,3 juta dari biasanya di kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.

Begitupun Balikpapan-Yogyakarta mencapai Rp1,7 juta dari biasanya sekitar Rp700 hingga Rp800 ribu. Balikpapan-Semarang juga melonjak hingga Rp1,6 juta dari biasanya sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu.

Sedangkan Balikpapan-Makassar juga naik hingga Rp1,4 juta dari sekitar Rp600 ribu hingga Rp 700 ribu. Meski harganya sangat mahal, namun daya beli masyarakat cukup tinggi.

Bahkan kata dia, untuk maskapai tertentu sudah habis dipesan untuk empat daerah tujuan itu, khususnya mulai H-1 Lebaran hingga hari kedua Lebaran. Kenaikkan harga tiket itu terjadi mulai awal bulan puasa.

"Yang banyak (dipesan) rata-rata tujuan Surabaya, (maskapai) Lion Air. Tujuan Jakarta lonjakan harga tiketnya gak sampai 50 persen, hanya sekitar 40 persen. Kalau tujuan Surabaya memang lonjakkan dari hari biasa lebih dari 50 persen," ujar Eko Suyanto, Senin (14/7)

Eko Suyanto menambahkan, harga tiket bus antarpulau juga melonjak hingga 100 persen, khususnya untuk tujuan Banjarmasin, Kalimantan selatan. Harga tiket kapal laut juga naik di atas 50 persen.

Lonjakan harga ini terjadi karena besarnya permintaan pemesanan tiket. Sebab, penduduk Balikpapan didominasi oleh orang-orang yang berasal dari Pulau Jawa, Makasar dan Banjarmasin. Jumlah mereka bahkan mencapai 95 persen, dengan warga dari Jawa mencapai hampir 40 persen. Sedangkan warga lokal hanya sekitar 5 persen.

Editor: Anto SidhartaKBR, Balikpapan – Dua pekan jelang Lebaran, harga tiket pesawat dari Balikpapan, Kalimantan Timur, ke sejumlah daerah, khususnya di Pulau Jawa dan Sulawesi melonjak lebih dari seratus persen.

Menurut seorang karyawan perusahaan travel di Balikpapan, Eko Suyanto, harga tiket pesawat dari Balikpapan menuju Surabaya bahkan hampir menembus Rp1,3 juta dari biasanya di kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.

Begitupun Balikpapan-Yogyakarta mencapai Rp1,7 juta dari biasanya sekitar Rp700 hingga Rp800 ribu. Balikpapan-Semarang juga melonjak hingga Rp1,6 juta dari biasanya sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu.

Sedangkan Balikpapan-Makassar juga naik hingga Rp1,4 juta dari sekitar Rp600 ribu hingga Rp 700 ribu. Meski harganya sangat mahal, namun daya beli masyarakat cukup tinggi.

Bahkan kata dia, untuk maskapai tertentu sudah habis dipesan untuk empat daerah tujuan itu, khususnya mulai H-1 Lebaran hingga hari kedua Lebaran. Kenaikkan harga tiket itu terjadi mulai awal bulan puasa.

"Yang banyak (dipesan) rata-rata tujuan Surabaya, (maskapai) Lion Air. Tujuan Jakarta lonjakan harga tiketnya gak sampai 50 persen, hanya sekitar 40 persen. Kalau tujuan Surabaya memang lonjakkan dari hari biasa lebih dari 50 persen," ujar Eko Suyanto, Senin (14/7)

Eko Suyanto menambahkan, harga tiket bus antarpulau juga melonjak hingga 100 persen, khususnya untuk tujuan Banjarmasin, Kalimantan selatan. Harga tiket kapal laut juga naik di atas 50 persen.

Lonjakan harga ini terjadi karena besarnya permintaan pemesanan tiket. Sebab, penduduk Balikpapan didominasi oleh orang-orang yang berasal dari Pulau Jawa, Makasar dan Banjarmasin. Jumlah mereka bahkan mencapai 95 persen, dengan warga dari Jawa mencapai hampir 40 persen. Sedangkan warga lokal hanya sekitar 5 persen.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perlindungan Hukum untuk Para Pembela HAM Masih Lemah