covid-19

BPS Jateng: Tingkat Kemiskinan di Perkotaan Naik

KBR, Semarang

NUSANTARA

Selasa, 01 Jul 2014 23:05 WIB

Author

Nurul Iman

BPS Jateng: Tingkat Kemiskinan di Perkotaan Naik

BPS, Jateng, kemiskinan

KBR, Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mengeluarkan data  bahwa hingga Maret  2014 lalu jumlah penduduk Jateng yang berada di bawah garis kemiskinan mencapai 4,836 juta orang. Sedangkan pada September 2013 jumlah penduduk miskin ada 4,811 juta orang atau bertambah sekitar 25.000 orang miskin di tahun ini.

Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jateng Erisman menyatakan selama periode yang sama untuk jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan meningkat sekitar 32,21 ribu orang yaitu dari 1.913,08 ribu orang pada September 2013 menjadi 1.945,29 ribu orang pada Maret 2014.

Erisman mengungkapkan sejauh ini peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan rakyat diantaranya perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Selain itu, Erisman juga menjelaskan bahwa jika pendapatan masyarakat tinggi maka tingkat konsumsi mereka cenderung lebih banyak namun demikian kondisi tersebut disesuaikan dengan stabilitas harga bahan pokok.

“Ada 3 komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di daerah perkotaan maupun pedesaan pada Maret 2014 yaitu beras, rokok kretek filter, dan tempe. Untuk komoditi bukan makanan yang berpengaruh besar terhadap garis kemiskinan di daerah perkotaan maupun pedesaan adalah biaya perumahan", jelasnya.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

UU Cipta Kerja Bermasalah, Formil dan Materiil

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17